HARIAN DISWAY - Lukisan kuno yang menggambarkan dua bersaudara dari era Romawi berhasil dipugar di Mesir pada 11 Oktober 2026.
Proses konservasi selama tiga pekan itu mengungkap hal yang selama ini misterius. Yakni kembalinya detail wajah salah satu tokoh. Sebelumnya, wajah itu rusak akibat rayap.
Karya seni yang dikenal sebagai Tondo of the Two Brothers tersebut berasal dari abad kedua Masehi. Lukisan itu merupakan bagian dari koleksi potret mumi Fayoum. Terkenal di Mesir. Sebelumnya disimpan di Museum Mesir di Tahrir, Kairo.
Pemerintah Mesir memperkenalkan kembali lukisan yang telah dipugar tersebut. Para ahli dari Roma dan Museum Mesir di Tahrir bekerja sama untuk memulihkan kondisinya.
BACA JUGA:KOSERUYA, Pameran Lukisan Pertama di Galeri Surabaya Urban Creative Hub
BACA JUGA:Lukisan Gua Berusia Ribuan Tahun Simpan DNA Manusia, Ilmuwan Berpeluang Ungkap Identitas Senimannya
Proyek itu menjadi upaya penting. Khususnya dalam melestarikan salah satu karya seni bersejarah dari masa Mesir Romawi.
Tondo of the Two Brothers memiliki keunikan tersendiri dibandingkan potret mumi Fayoum lainnya. Selain berbentuk lingkaran, lukisan tersebut menampilkan dua orang sekaligus. Sedangkan sebagian besar potret dalam koleksi itu hanya menggambarkan satu individu.
Potret mumi Fayoum umumnya dibuat pada panel kayu tipis. Lukisan tersebut kemudian ditempatkan di atas wajah jenazah yang telah dibungkus kain. Sesuai tradisi pemakaman Mesir kuno.
Karya-karya itu memperlihatkan perpaduan tradisi pemakaman Mesir dengan gaya artistik dari dunia Yunani dan Romawi.
BACA JUGA:Lukisan Picasso yang Pernah Dicemooh Kini Kembali Diperdebatkan, Seniman AS Beri Tafsir Baru
BACA JUGA:Pameran Lukisan NdugHal Karya Daniel Kho, Ungkap Dinamika Kehidupan Dari Proses hingga Pencerahan
Tondo of the Two Brothers dianggap sebagai salah satu contoh potret paling jelas dan ekspresif. Lukisan itu masih bertahan dari Mesir pada era Romawi.
Namun, memulihkan lukisan berusia hampir dua milenium tersebut bukan pekerjaan mudah. Aly Abdel Halim, direktur jenderal Museum Mesir di Tahrir, menyebut bahwa bagian kayu penyangga lukisan telah mengalami kerusakan akibat rayap.
Para pengunjung menyaksikan lukisan Tondo of the Two Brothers.-Xinhua/Shutterstock-People