Termasuk memerankan karakter utama dalam dua sekuel Gears of War serta Taron Malicos dalam Star Wars Jedi: Fallen Order yang dirilis pada 2019.
Setelah mendapatkan peran Wolverine, tantangan berikutnya adalah mendalami kemarahan karakter tersebut.
McIntyre mengenang saat pertama kali menyaksikan cuplikan gim pada 2021. Ketika itu, ia masih menjadi penggemar. Belum mendapatkan kesempatan memerankan Logan.
Untuk mempersiapkan diri, ia mendengarkan daftar putar musik. Seperti lagu Johnny Cash dan musik country selama perjalanan menuju lokasi motion capture.
BACA JUGA:Sony Gelar State of Play pada 2 Juni 2026, Wolverine hingga Bloodborne Remake Dirumorkan Muncul
BACA JUGA:3 Hal Absurd di Film Deadpool & Wolverine, Henry Cavill Rela Cukur Kumis ala Adam Suseno
Ia juga mempelajari komik-komik yang dianggap penting dalam sejarah Wolverine. Mulai dari kisah awal karakternya melawan Hulk hingga seri Age of Apocalypse.
Marvel's Wolverine memiliki gameplay yang cukup mirip dengan game Ben 10 PS2. --Gamerant
McIntyre turut mempelajari penampilan Hugh Jackman dan serial X-Men ’97. Tujuannya untuk memahami berbagai interpretasi Wolverine. Namun, tantangan terbesar justru datang ketika ia harus menggambarkan amarah Logan secara fisik.
Tim Insomniac mengarahkannya untuk menampilkan Wolverine sebagai sosok yang benar-benar liar. McIntyre kemudian mempelajari perilaku anjing yang ganas. Juga gerakan hewan agresif untuk menemukan ekspresi tubuh yang sesuai.
Ia juga mengingat kembali pelajaran akting tentang gerakan hewan. Itu pernah dipelajarinya ketika masih muda.
BACA JUGA:Deadpool and Wolverine, Ryan Reynolds: Kidpool Paling Bisa Diajak Berdebat!
BACA JUGA:Deadpool and Wolverine Sudah Tayang di Bioskop, Sukses atau Kembali Kurang Memuaskan?
Teknik tersebut membantunya mengeksplorasi gerakan leher, ekspresi mata, dan perilaku fisik yang diperlukan untuk menghidupkan karakter Wolverine.
Bagi McIntyre, kesempatan memerankan Logan merupakan impian yang menjadi kenyataan. Ia melihat Wolverine sebagai sosok yang terus berusaha bangkit.
Meskipun dipenuhi rasa sakit, memiliki ingatan yang tidak konsisten, dan berulang kali mengalami keterpurukan.