Jutgla kembali berusaha menciptakan peluang, tetapi Kalulu berhasil melakukan blok untuk menggagalkan ancaman tersebut. Di sisi lain, Pape Matar Sarr gagal memanfaatkan kesalahan lain dari Alonso.
Juventus juga hampir berbalik unggul melalui Nico Gonzalez. Ia melakukan sejumlah gerakan untuk melewati para pemain bertahan di dalam kotak penalti. Lalu melepaskan tembakan kaki kiri. Namun, melenceng tipis dari sasaran.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Juventus justru mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.
Andrea Cambiaso mengirimkan umpan silang dari sisi kiri. Itu berhasil dijangkau Randal Kolo Muani di tiang jauh.
Nick Woltemade merayakan gol pertama timnya bersama rekan setimnya Federico Gatti selama pertandingan Fase Liga UEFA Europa League 2026/27 antara Celta Vigo dan Juventus di Estadio Balaidos, 15 Oktober 2026.-Jose Manuel Alvarez Rey/Getty Images-Football Italia
BACA JUGA:Juventus Tunggu Hasil Tes Kerim Alajbegovic, Khephren Thuram Jalani Pemulihan di Lyon
BACA JUGA:Juventus Pantau Cher Ndour Usai Bawa Italia U-21 Lolos Euro 2027
Kolo Muani bergerak di antara para pemain bertahan Celta Vigo. Lalu menyundul bola dari jarak sangat dekat.
Gol tersebut memastikan Juventus membalikkan keadaan. Dan menang 2-1 di markas lawan.
Kemenangan itu sekaligus menjaga catatan sempurna Juventus di Liga Europa pada dua pertandingan.
Bagi Bianconeri, keberhasilan membalikkan keadaan di Spanyol menjadi hasil penting. Terlebih di tengah masalah cedera dan performa domestik yang belum konsisten.
BACA JUGA:Juventus Kenang Gianluca Vialli dengan Penghormatan Emosional di Trento
Pertemuan kedua tim juga mengingatkan pada duel mereka di babak 16 besar Piala UEFA pada Maret 2000.
Saat itu, Celta Vigo mencatat kemenangan kandang 4-0 yang luar biasa untuk membalikkan kekalahan 0-1 pada leg pertama.
Antonio Conte dan Paolo Montero bahkan sama-sama diusir keluar lapangan pada babak pertama dalam pertandingan tersebut. (*)