76 Ultimate Downhill 2026 di Pasuruan, Agung Prio dan Milatul Tercepat pada Seeding Run

Minggu 18-10-2026,09:54 WIB
Reporter : Lailiyah Rahmawati
Editor : Mohamad Nur Khotib

PASURUAN, HARIAN DISWAY – Debu tebal dan bebatuan labil menjadi tantangan bagi 113 pebalap dalam babak seeding run 76 Ultimate Downhill 2026 seri kedua di Arjuno Bike Park, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Lintasan sepanjang 1.600 meter yang kering dan berdebu menguji kemampuan para pebalap dalam mengendalikan sepeda. Sebanyak 113 peserta dari 10 kategori harus mengandalkan kecepatan, ketepatan navigasi, dan keterampilan melewati rintangan.

Trek Arjuno Bike Park yang berstatus kategori C2 Union Cycliste Internationale (UCI) memiliki karakter tanah gembur dan bebatuan yang mudah bergeser.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pebalap, baik dari kategori pemula maupun elite, sempat terjatuh selama babak kualifikasi.

BACA JUGA:Musim Mangga di Kabupaten Pasuruan, Varietas Putar dan Garifta Merah Melimpah Ruah

BACA JUGA:Bupati Pasuruan Tawarkan Lahan 1.500 Hektare untuk Investasi Industri, Disiapkan di Nguling

Event Director 76 Ultimate Downhill 2026 Aditya Nugraha menjelaskan, karakter lintasan Arjuno Bike Park menjadi tantangan tersendiri karena kondisinya dapat berubah sepanjang perlombaan.

“Karakter tanah yang gembur dan posisi bebatuan yang berubah-ubah menuntut setiap rider cepat beradaptasi. Inilah daya tarik Arjuno Bike Park sekaligus pembeda dengan lintasan lainnya,” ungkap Aditya.

Persaingan ketat terjadi di kategori Men Elite. Pebalap Astrindo Racing asal Kediri, Agung Prio Apriliano, mencatatkan waktu tercepat dengan torehan 2 menit 45,619 detik.

BACA JUGA:Laporan Dugaan Malapraktik di RSUD Pasuruan Dicabut, Keluarga Minta SOP Diperbaiki

BACA JUGA:Pemkot Pasuruan Revisi RTRW, Alih Fungsi Lahan Pertanian Jadi Perhatian

Pebalap berjuluk Super Prilly itu unggul atas Putra Ganda Arrozak dari Alaska Squad yang menempati posisi kedua dengan waktu 2 menit 49,910 detik.

Sementara itu, Pandu Satrio Perkasa dari Sego Anget Racing Team berada di posisi ketiga setelah membukukan waktu 2 menit 55,676 detik.

Agung mengakui kondisi lintasan mengalami perubahan dibandingkan saat sesi latihan. Debu tebal dan kontur jalur yang terus bergeser membuatnya harus lebih berhati-hati dalam mengendalikan sepeda.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Agung menghadapi babak final run pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kategori :