Lebih dari itu, desakan politik massa yang masif niscaya meningkatkan biaya politik bagi parlemen jika mereka terus melindungi political executive.
BACA JUGA:Surat Usul Pemakzulan Gibran Beredar di DPR, Begini Tanggapan Istana, NasDem, dan PDIP
BACA JUGA: Refly Harun Sebut Putusan MK Buka Peluang Pemakzulan Gibran
Ketika menolak impeachment dianggap akan merusak prospek elektoral partai di masa depan, elite parlemen akan cenderung terpaksa mengalihkan dukungannya dan menyetujui impeachment. Namun, dasar hukum dan prosedur konstitusional tetap paling menentukan apakah impeachment dapat dilakukan.
Sudah barang tentu ada perbedaan mekanisme impeachment dalam sistem pemerintahan presidensial dan sistem pemerintahan parlementer.
Dalam sistem presidensial, impeachment merupakan mekanisme yang lazim digunakan untuk memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden sebelum masa jabatannya berakhir. Sebab, ada alasan konstitusional tertentu.
Dalam sistem parlementer, mekanisme yang paling umum untuk mengganti pemerintahan (perdana menteri) adalah vote of no confidence atau mosi tidak percaya. Mekanisme tersebut tentu berbeda dengan impeachment dalam pengertian hukum konstitusional yang ketat.
Perbedaan dimaksud, karena kedudukan presiden dan wakil presiden, perdana menteri dan wakil perdana menteri, serta parlemen dalam kedua sistem pemerintahan tersebut memang beda.
Berhal keseluruhan deskripsi pendek di atas, dapat dikonstatasikan bahwa impeachment tidak cukup jika dipahami sekadar sebagai problema hukum individual. Namun, impeachment adalah juga merupakan ujian terhadap kualitas struktur demokrasi.
Oleh sebab itu, tujuan desain impeachment yang demokratis bukanlah menjamin presiden dan atau wakil presiden selalu bertahan atau selalu dapat diberhentikan.
Tapi, memastikan keputusan untuk mempertahankan atau memberhentikan presiden dan atau wakil presiden harus tunduk pada konstitusi, proses politik yang adil, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Nah! (*)
*) Haryadi adalah dosen FISIP, Unair, dan penasihat senior Lab45.