JAKARTA, HARIAN DISWAY – Penipuan berkedok rekrutmen semakin marak seiring cepatnya penyebaran informasi melalui kanal digital. Pelaku menggunakan identitas perusahaan besar hingga figur publik untuk mencuri data pribadi atau uang korban.
Direktur Human Capital PT Pegadaian Tribuana Tunggadewi mengingatkan pencari kerja agar meningkatkan kewaspadaan. Ia menegaskan, pelamar perlu memeriksa keaslian informasi sebelum mengikuti proses seleksi pekerjaan.
“Salah satu modus penipuan menggunakan surat panggilan wawancara yang mengatasnamakan Pegadaian,” katanyii.
Pelamar kemudian diminta membeli tiket transportasi atau akomodasi melalui agen perjalanan tertentu. Pelaku biasanya menjanjikan penggantian biaya atau reimbursement setelah pembelian dilakukan.
BACA JUGA:Pegadaian Raih Dua Penghargaan, Perkuat Pencegahan Risiko Hukum
Pegadaian dinilai berhasil dalam menerbitkan instrumen pembiayaan berbasis sosial-Dokumentasi Pegadaian-
Modus lainnya meminta pelamar mentransfer uang untuk mengikuti wawancara melalui aplikasi rapat daring. PT Pegadaian tidak pernah memungut biaya selama proses seleksi.
“Kami juga tidak bekerja sama dengan agen perjalanan atau membebankan biaya akomodasi kepada pelamar,” tegas Tribuana.
Dia meminta pencari kerja memperoleh informasi rekrutmen melalui saluran resmi perusahaan. Informasi Pegadaian tersedia melalui situs pegadaian.co.id, LinkedIn PT Pegadaian, dan Instagram @pegadaian_id.
Langkah pertama menghindari penipuan adalah memeriksa sumber informasi lowongan pekerjaan. Pelamar perlu memastikan pengumuman berasal dari situs atau akun resmi perusahaan terkait.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Soroti Laba Pegadaian Tembus Rp6,59 Triliun
BACA JUGA:ETF Emas Resmi Meluncur di BEI, Pegadaian Jadi Underlying Provider
Alamat surat elektronik pengirim juga harus diperiksa sebelum pelamar menindaklanjuti panggilan wawancara. Perusahaan umumnya menggunakan alamat email berdomain resmi untuk menyampaikan informasi rekrutmen.
Pelamar juga perlu waspada jika diminta membayar sejumlah uang selama seleksi. Permintaan biaya tiket pesawat, hotel, atau reservasi melalui agen tertentu patut dicurigai.
Selain itu, kualitas penulisan surat panggilan dapat menjadi petunjuk awal keaslian dokumen. Kesalahan ketik berlebihan, format buram, dan penggunaan logo tidak sesuai perlu diperhatikan.