F1 GP AS 2026: Leclerc Runner-Up, Fred Vasseur Ingatkan PR Besar Ferrari di GP Meksiko

Senin 26-10-2026,11:12 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Kecepatan luar biasa SF-26 di Circuit of the Americas menjadi bukti sahih bahwa Ferrari tak lagi meraba di kegelapan. Podium kedua Charles Leclerc dan finis keempat Lewis Hamilton di GP Austin 2026 mengonfirmasi satu hal: pembaruan teknis Maranello bekerja dengan sempurna.

Namun, di balik senyum kepuasan atas race pace yang melonjak pesat, Prinsipal Tim Frederic Vasseur menyuarakan peringatan tegas. Ferrari masih menyisakan celah fatal di sesi kualifikasi, sebuah PR krusial yang wajib dituntaskan sebelum mereka menerjang tantangan ekstrem di GP Meksiko.

Scuderia Ferrari meninggalkan Grand Prix Austin 2026 dengan optimisme tinggi setelah paket pembaruan teknis terbaru menunjukkan progres positif di Circuit of the Americas (COTA).

​Charles Leclerc sukses mengamankan podium kedua, sementara Lewis Hamilton finis di posisi keempat. Hasil ini sekaligus mengembalikan kepercayaan diri skuad Maranello, kendati mereka belum mampu membendung dominasi pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, yang keluar sebagai juara.

​Usai balapan, Prinsipal Tim Ferrari Frederic Vasseur memuji performa SF-26, namun tetap memberikan catatan khusus terkait kelemahan tim di sesi kualifikasi yang dinilai masih perlu banyak berbenah jelang GP Meksiko akhir pekan depan.

BACA JUGA:F1 2026: Mercedes Cuma Bawa 26 Upgrade tapi Pimpin Klasemen, Pukulan Buat Ferrari dan McLaren!

BACA JUGA:F1 GP Amerika Serikat 2026: Debut Fitur Straight Mode Siap Ubah Peta Persaingan di COTA

​“Hari ini adalah hasil maksimal yang bisa kami raih. Virtual Safety Car (VSC) memang menghentikan momentum Hamilton untuk mengejar Verstappen, tetapi memulai balapan dari posisi kami kemarin membuat segalanya terasa sulit,” ujar Vasseur.

​“Kami akan mencoba lagi minggu depan di Meksiko. Kita harus tampil lebih baik di kualifikasi, tetapi dalam hal race pace, kita sudah berada di jalur yang tepat,” tambahnya.

​Meski gagal meraih pole, akhir pekan di Austin tetap dinilai positif. Leclerc tampil gemilang dengan memaksimalkan potensi mobil, termasuk melakukan aksi salip krusial atas Max Verstappen untuk mengamankan posisi runner-up.


Charles Leclerc, saat sesi konferensi pers pasca Grand Prix Amerika Serikat 2026.--Twitter Everything Formula @everythngformu1a

Di sisi lain, Hamilton finis tepat di belakang sang juara dunia asal Belanda tersebut, menegaskan bahwa peningkatan performa Ferrari bukan sekadar kebetulan.

​Kendati demikian, Vasseur menegaskan bahwa timnya belum boleh cepat puas. “Dalam pekerjaan ini, Anda baru bisa benar-benar puas jika meraih kemenangan. Kami kurang kompetitif di Q3, dan kami harus belajar dari situ. Kami memang sudah melangkah maju, tetapi peluang yang terlewatkan di kualifikasi tidak bisa begitu saja dilupakan,” tegasnya.

​Hari Sabtu di Austin memang menjadi titik tersulit bagi Ferrari. Perubahan kondisi lintasan dan cuaca membuat keseimbangan mobil terganggu di fase penentuan.

​“Kemarin sangat sulit karena catatan waktu di Q3 nyaris tidak berkembang. Perubahan arah angin atau perbedaan satu derajat suhu saja sudah cukup mengubah segalanya, dan kami kehilangan kendali,” jelas Vasseur.

BACA JUGA:F1 GP Amerika Serikat 2026: Skenario Kimi Antonelli Kunci Gelar Juara Dunia

BACA JUGA:Mengenal Tom Hart, Sosok Kepercayaan Max Verstappen di Garasi Red Bull

​Fokus Beralih ke Meksiko

​Perhatian Ferrari kini langsung tertuju ke Autodromo Hermanos Rodriguez untuk GP Meksiko. Sirkuit ini dikenal memiliki tantangan teknis yang unik, terutama terkait faktor ketinggian daratan yang memengaruhi aerodinamika mobil.

​Para insinyur Ferrari dituntut beradaptasi cepat dengan karakter sirkuit yang kontras dengan Austin, di tengah tingkat daya saing yang masih sulit diprediksi.

​“Jujur saja, saya belum tahu apa yang bisa diharapkan di Meksiko karena faktor ketinggian. Ini akan menjadi kali pertama kami turun dengan konfigurasi downforce rendah, dan para pembalap harus segera beradaptasi. Saya rasa semua orang nantinya akan mengeluhkan masalah cengkeraman ban (grip),” ungkap Vasseur.

​Oleh karena itu, sesi latihan bebas (FP1) di Meksiko akan menjadi kunci penting bagi tim. Menemukan grip optimal, mengatasi masalah pendinginan mesin, serta menyempurnakan set-up aerodinamika bakal menjadi fokus utama persiapan.

​Secara keseluruhan, hasil positif di Austin membuktikan bahwa Ferrari telah berada di jalur perkembangan yang benar. Namun, pesan Vasseur tetap tegas: Maranello harus segera memperbaiki rapor kualifikasi mereka jika ingin kembali rutin berdiri di podium tertinggi.(*) 

Kategori :