HARIAN DISWAY - Rasmus Hojlund tengah menghadapi periode sulit bersama Napoli. Penyerang asal Denmark tersebut belum mencetak gol dalam delapan pertandingan terakhir.
Sementara itu, beban untuk menghidupkan lini serang Partenopei (julukan Napoli) semakin besar di tengah terbatasnya pilihan penyerang. Situasi itu kembali terlihat ketika Napoli bermain imbang 3-3 melawan AS Roma pada giornata kedelapan Serie A 2026/2027.
Pertandingan yang berlangsung di Stadio Diego Armando Maradona pada Sabtu, 24 Oktober 2026, tersebut memperlihatkan bahwa Napoli masih memiliki persoalan dalam menjaga keseimbangan permainan, baik di lini pertahanan maupun serangan.
Hasil imbang itu membuat tim asuhan Massimiliano Allegri menempati peringkat ke-10 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 11 poin. Di tengah hasil yang belum memuaskan, performa Hojlund turut menjadi sorotan karena ia belum mampu memberikan kontribusi gol secara konsisten.
BACA JUGA:Rating Pemain Napoli yang Ditahan Imbang AS Roma 3-3: McTominay Bersinar, Pertahanan Rapuh
BACA JUGA:Napoli vs AS Roma 3-3: Balerdi Gagalkan Kemenangan Partenopei di Menit Akhir
Terakhir kali Hojlund mencetak gol di Serie A adalah ketika Napoli menghadapi Como dan Inter Milan pada giornata kedua dan ketiga. Sejak saat itu, striker berusia 23 tahun tersebut belum kembali merayakan gol di kompetisi domestik.
Padahal, kontribusinya tidak sepenuhnya buruk. Menghadapi Roma, Hojlund tetap bekerja keras untuk membantu tim.
Ia aktif bergerak, melakukan tekanan terhadap lawan, melindungi bola, dan membantu pertahanan ketika Napoli kehilangan penguasaan bola. Ia bahkan hampir mencetak gol melalui sundulan, tetapi gagal mengarahkan bola ke sasaran.
Statistik pertandingan menunjukkan Hojlund membukukan nilai expected goals (xG) sebesar 0,41 dan expected assists (xA) sebesar 0,46 saat melawan Roma. Angka tersebut mengindikasikan bahwa ia masih terlibat dalam penciptaan peluang, meski belum berhasil mengubahnya menjadi gol.
BACA JUGA:Kevin De Bruyne Jadi Regista, Taktik Baru Allegri Bawa Napoli Bangkit di Liga Champions
BACA JUGA:Napoli vs Bodo/Glimt 4-3: Partenopei Akhiri Tren Buruk di Liga Champions
Aksi bek Arsenal, Piero Hincapie (kiri), ketika berduel dengan penyerang Napoli, Rasmus Hojlund (kanan). Kamis, 10 September 2026.-Maurizio Lagana-Getty Images
Masalahnya, kontribusi tersebut belum cukup untuk seorang penyerang tengah yang diharapkan menjadi ujung tombak Napoli. Hojlund masih tertahan pada koleksi dua gol di Serie A musim ini.
Secara keseluruhan, ia telah bermain selama 550 menit di liga dengan nilai xG sebesar 1,43 dan xA sebesar 0,87. Berdasarkan data FotMob, angka tersebut menunjukkan bahwa kontribusinya dalam menciptakan peluang masih belum menempatkannya di antara pemain paling produktif di kompetisi.