Perjalanan Pulisic pada awal musim 2026/2027 sempat terganggu oleh cedera yang dialaminya ketika tampil di Piala Dunia 2026. Kondisi tersebut membuatnya melewatkan sebagian besar agenda pramusim Milan.
Meski demikian, Pulisic perlahan kembali menemukan ritme permainannya di bawah arahan pelatih anyar Ruben Amorim.
Fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan utamanya karena ia mampu beroperasi sebagai pemain sayap maupun gelandang serang di belakang penyerang utama.
Kemampuan tersebut membuat Pulisic menjadi bagian penting dalam skema permainan Amorim.
Pengalamannya, kreativitas, serta ketajamannya di depan gawang diharapkan membantu Milan bersaing memperebutkan gelar domestik maupun prestasi di kompetisi Eropa.
Para pemain AC Milan merayakan gol yang dicetak oleh Christian Pulisic (dua dari kanan) dalam laga kontra Lecce. Senin, 21 September 2026.-Marco Luzzani-Getty Images
Performa impresifnya di level klub juga sejalan dengan kontribusinya bersama Timnas Amerika Serikat. Pulisic telah mengoleksi 33 gol dari 90 penampilan internasional dan memperkuat negaranya dalam Piala Dunia 2022 serta 2026.
BACA JUGA:Bournemouth vs AC Milan 3-0, Gara-gara Kartu Merah Mike Maignan
BACA JUGA:AC Milan Dibantai Bournemouth 0-3, Ruben Amorim Soroti 2 Kesalahan Ini
Ia juga tercatat empat kali meraih penghargaan U.S. Soccer Male Player of the Year. Prestasi tersebut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu figur terpenting dalam sepak bola Amerika Serikat.
Kesepakatan kontrak baru ini memberikan kepastian bagi Milan untuk membangun proyek jangka panjang dengan Pulisic sebagai salah satu fondasinya.
Memasuki periode penting dalam kariernya, sang penyerang diharapkan mampu mempertahankan produktivitas sekaligus membantu Rossoneri kembali meraih berbagai trofi bergengsi. (*)