Prof. Madyan mengimbau para mahasiswa untuk memaksimalkan seluruh agenda Campus Data Week 2026, mulai dari kompetisi, diskusi interaktif, hingga bootcamp sebagai wadah mengeksplorasi berbagai peluang karier di bidang data.
"Masa depan profesi data tidak terbatas menjadi data scientist atau AI engineer semata. Ekosistem data memerlukan beragam peran penting lain, seperti data engineer, BI analyst, ahli data governance, hingga data arsitek," imbuhnya.
BACA JUGA:Kuliah Tamu FEB Unair Bedah Wakaf yang Berlangsung Lebih dari 10 Abad di Universitas Al-Azhar Mesir
BACA JUGA:Dukung Transformasi Energi, FTMM Unair Gelar Hadirkan Praktisi Industri lewat SEMNATEK 2026
Tak sekadar kemahiran teknis, ia menekankan krusialnya keterampilan berkomunikasi, kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, dan komitmen pada etika. Menurutnya, perkembangan teknologi AI harus selalu berakar pada tanggung jawab sosial serta nilai-nilai kemanusiaan.
Campus Data Week 2026 diharapkan menjadi tempat berkolaborasi bagi peserta dalam bertukar gagasan, memperluas jejaring, dan memperkokoh pilar data Indonesia dari dunia akademik untuk kemajuan bangsa. (*)