Alami cedera punggung di Piala Dunia 2026, William Saliba dipastikan menepi lama dari skuad Arsenal tanpa perlu operasi.-Chris Brunskill-Getty Images
"Ia sangat ingin segera kembali bermain. William merupakan sosok yang sangat dikagumi dan disukai di dalam tim. Setiap kali berada bersama kami, dia selalu menghadirkan sesuatu yang istimewa," tutur pelatih asal Spanyol itu.
Kembalinya Saliba tentu menjadi tambahan kekuatan bagi lini pertahanan Arsenal. Terlebih, Ezri Konsa dan Gabriel Magalhaes selama ini telah membangun kemitraan yang cukup solid untuk mengisi posisi bek tengah.
BACA JUGA:David Raya Berpeluang Kembali ke Spanyol, Arsenal Siapkan Kontrak Baru
BACA JUGA:Arsenal Ditendang Fleetwood dari Carabao Cup, Arteta Akui Timnya Kurang Tajam
Arsenal Waspadai Kekuatan Slavia Praha
Selain menantikan kembalinya Saliba, Arsenal juga berusaha mempertahankan momentum positif setelah melewati periode yang kurang menyenangkan di Piala Liga Inggris.
Pekan lalu, The Gunners secara mengejutkan tersingkir dari Carabao Cup setelah dikalahkan Fleetwood Town melalui adu penalti. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal.
Namun, Arsenal mampu memberikan respons positif dengan mengalahkan Liverpool 1-0 dalam lanjutan Premier League. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pasukan Arteta untuk menghadapi Slavia Praha.
Gol tunggal Kai Havertz bawa Arsenal bungkam Liverpool 1-0 di Anfield sekaligus gusur Manchester City dari puncak klasemen.--Getty Images
Secara statistik, Arsenal memiliki catatan cukup meyakinkan ketika berkunjung ke markas Slavia. Mereka tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan tandang sebelumnya, dengan rincian dua kemenangan dan satu hasil imbang.
BACA JUGA:Arsenal Ditendang Fleetwood dari Carabao Cup, Arteta Akui Timnya Kurang Tajam
BACA JUGA:Rating Pemain Arsenal yang Ditendang Fleetwood dari Carabao Cup, Guimaraes Paling Jelek
Arsenal selalu berhasil menjaga gawangnya tanpa kebobolan dalam ketiga pertandingan tersebut.
Catatan mereka di Liga Champions juga tidak kalah impresif. Arsenal belum terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir di kompetisi tersebut, dengan mengoleksi 13 kemenangan dan lima hasil imbang.
Meski memiliki sejumlah keunggulan, Arteta tetap memperingatkan anak asuhnya agar tidak menganggap remeh Slavia Praha. Ia menilai lawannya merupakan tim dengan organisasi permainan yang sangat baik dan memiliki prinsip sepak bola yang jelas.
Arteta mengaku telah menyaksikan ulang pertandingan kedua tim pada musim lalu sebanyak dua kali untuk mempersiapkan strategi. "Ini pertandingan yang sulit, karena mereka merupakan tim dilatih dengan sangat baik," ucapnya.