Man United Comeback Lawan Roma, Ini Pesan Carrick Saat Jeda

Rabu 04-11-2026,11:31 WIB
Reporter : Muhammad Farrel Radia
Editor : Retna Christa


Aksi gelandang sekaligus kapten Manchester United, Bruno Fernandes, ketika mengeksekusi penalti dalam laga kontra AS Roma. Rabu, 4 November 2026.--instagram @manutd

Man United kemudian menyamakan kedudukan melalui Matheus Cunha pada menit ke-83. Penyerang asal Brasil tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor tiga menit berselang untuk membawa Setan Merah berbalik unggul 3-2.

Sebenarnya, Man United harus bermain dengan 10 orang setelah Cunha menerima kartu kuning kedua pada menit ke-90+1. Namun, mereka mampu mempertahankan keunggulan dengan 10 pemain hingga pertandingan berakhir.

BACA JUGA:Terancam Dipecat, Carrick Optimistis Pimpin Man United Hadapi AS Roma

BACA JUGA:Replikasi Catatan Kelam Man United Musim 1988, 9 Laga Tanpa Kemenangan

Carrick mengaku sangat senang melihat para pemainnya mampu melewati situasi sulit tersebut. Ia menilai kemenangan itu bukan sekadar hasil dari perubahan taktik, melainkan juga menunjukkan kemauan para pemain untuk terus berjuang.

"Aku tahu betapa mereka peduli, dan seberapa besar usaha yang telah diberikan," tutur Carrick.

"Terkadang hal itu (kerja keras) terlihat, terkadang tidak. Ada saatnya kami bermain bagus dan ada saatnya tidak. Namun, saya bisa merasakan keinginan mereka untuk tampil lebih baik," papar manajer berusia 45 tahun tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasakan kelegaan setelah pertandingan berakhir. Hal yang paling membuatnya bahagia adalah melihat para pemain mendapatkan hasil dari kerja keras mereka dan kembali merasakan kemenangan.

BACA JUGA:Skuad Man United Tolak Pergantian Pelatih, Tielemans Pasang Badan untuk Carrick

BACA JUGA:Benjamin Sesko Cedera Tulang Kering Serius, Absen Bela Man United Hingga 2027

Tantangan Carrick Selanjutnya


Momen penyerang Manchester United, Matheus Cunha, ketika mencetak gol penentu kemenangan dalam laga kontra AS Roma. Rabu, 4 November 2026.--IMAGO

Meski kemenangan atas AS Roma disambut positif, hasil tersebut belum sepenuhnya menghapus persoalan yang tengah dihadapi Man United. Tekanan terhadap kepemilikan klub juga masih terasa.

Selain keluarga Glazer, nyanyian protes juga ditujukan kepada pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe dan direktur sepak bola Jason Wilcox. Karena itu, satu kemenangan dramatis tidak serta-merta menyelesaikan persoalan yang lebih luas di tubuh klub.

Carrick juga belum bisa menganggap kemenangan tersebut sebagai jaminan bahwa posisinya akan aman dalam jangka panjang. Sejarah Man United menunjukkan bahwa comeback di Old Trafford tidak selalu menjadi awal dari periode positif.

Pada era Ole Gunnar Solskjaer, Man United pernah bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2 di Old Trafford. Namun, empat hari kemudian, mereka justru kalah telak 0-5 dari Liverpool.

Kategori :