Kehilangan Rodri akan menjadi pukulan telak bagi skema taktis Flick.
Sejak didatangkan dari Manchester City, gelandang berusia 30 tahun itu langsung menjelma menjadi poros permainan tak tergantikan di lini tengah.
Catatan statistiknya luar biasa, ia memimpin daftar pengumpan paling masif dan akurat di La Liga musim ini.
Rodri bersama pelatih Barcelona Hansi Flick saat sesi latihan -@BarcaUniversal-X
Jadwal padat disinyalir menjadi biang kerok kelelahan otot yang menimpa Rodri.
BACA JUGA:Rating Pemain Barcelona yang Hajar Alaves 6-1, Tangguh di Semua Sisi
BACA JUGA:Masa Depan Alejandro Balde Terancam di Barcelona, Krisis Cedera Jadi Peluang Bangkit
Mantan pemain Atletico Madrid, Mario Suarez, sempat mengkritik kebijakan Flick yang jarang mengistirahatkan sang pemain.
Rodri tercatat bermain penuh 90 menit saat Barcelona mencukur Alaves 6-1 akhir pekan lalu. Sebuah keputusan yang kini dinilai sangat berisiko.
Laga kontra Atletico Madrid di Stadion Metropolitano akhir pekan nanti memegang peranan sangat krusial.
Skuad asuhan Diego Simeone mengintai di posisi kedua klasemen, hanya terpaut dua poin di belakang Barcelona.
BACA JUGA:Frenkie De Jong Kembali, Barcelona Punya Solusi Lini Tengah
BACA JUGA:Barcelona Incar Tarik Muharemovic, Leeds Pasang Harga Lebih dari Rp1,4 T
Tanpa kehadiran Rodri, keseimbangan lini tengah Barcelona dipastikan bakal teruji hebat.
Jika hasil tes menunjukkan indikasi cedera serius, Hansi Flick harus segera memutar otak.
Opsi terbaik yang tersedia saat ini adalah memaksimalkan peran Marc Casado atau menunggu kepastian pulihnya Frenkie de Jong demi menjaga kedalaman skuad.(*)