Asisten tersebut dikembangkan menggunakan model bahasa besar (large language model/LLM) MiMo milik Xiaomi.
Super XiaoAi 2.0 dirancang untuk menjalankan tugas yang lebih kompleks. Kemampuannya mencakup pencarian foto dalam galeri, pengaturan jadwal.
Kemudian pengendalian perangkat rumah pintar yang didukung. Hingga mengenali produk berdasarkan objek yang ditampilkan pada layar.
Selain itu, Xiaomi memperkuat perlindungan privasi melalui mekanisme konfirmasi sebelum pengguna melakukan tindakan sensitif.
Xiaomi 18 Pro meluncur di Tiongkok pada akhir September 2026.-Xiaomi-Gizmochina
BACA JUGA:Luxeed RX Buka Pre-Order 20 Agustus, Usung Empat LiDAR untuk Lawan Xiaomi YU7
BACA JUGA:HyperOS 4 Beta Dibuka, Xiaomi Umumkan Daftar Perangkat dan Jadwal Peluncuran
Contohnya, ketika menghapus atau membagikan data, sistem akan meminta persetujuan terlebih dahulu.
Fitur Super Island juga mendapatkan peningkatan dengan dukungan terhadap lebih dari 130 layanan.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna memperoleh informasi. Pun, mengakses layanan melalui tampilan interaktif pada antarmuka perangkat.
Meski demikian, tidak seluruh kemampuan baru HyperOS 4 tersedia secara merata di semua perangkat dan wilayah.
BACA JUGA:Xiaomi Pastikan Redmi K100 Meluncur Bersama Ponsel Gaming Flagship Seri K
Sejumlah fitur masih bergantung pada dukungan perangkat. Serta versi perangkat lunak khusus pasar Tiongkok.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, HyperOS 4 menjadi salah satu peningkatan besar dalam ekosistem perangkat Xiaomi.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan POCO kini dapat menantikan kehadiran sistem operasi terbaru tersebut. Sesuai jadwal distribusi di masing-masing wilayah. (*)