Dukungan Asnawi dan Nova Arianto Untuk Shin Tae-yong

Dukungan Asnawi dan Nova Arianto Untuk Shin Tae-yong

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dalam satu kesempatan bersama staf pelatih dan official.-Instagram/@shintaeyong7777-Disway.id

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengeluarkan pernyataan mengejutkan dalam postingan Instagramnya, Rabu 12 Oktober 2022. Ia siap mundur jika Ketum PSSI Mochamad Irawan atau Iwan Bule mundur.

Iwan bule memang didesak mundur setelah insiden berdarah di Kanjuruhan 1 Oktober lalu. PSSI dianggap salah satu pihak yang harus bertanggungjawab.

Pada unggahan di akun Instagramnya (@shintaeyong7777), Shin Tae-yong mengucap bela sungkawa kepada para korban tragedi Kanjuruhan. Ia lalu menyelipkan narasi yang bikin gaduh itu:


Shin Tae-Yong memberikan isyarat mundur dari kursi Pelatih Timnas Indonesia. -Tangkapan Layar/Instagram/@shintaeyong7777-Disway.id

Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari 2 anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban.

Saya ingin memberikan harapan kepada semua orang Indonesia yang tersakiti karena tragedi kali ini walaupun dukungan saya tidak dapat menjadi kekuatan yang besar bagi keluarga korban. Cara saya untuk memberi harapan adalah memberikan hasil baik dengan berprestasi di sepak bola yang masyarakat sukai.

Seseorang yang sangat mencintai sepakbola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI. Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri. Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama.

Kita adalah 1 tim. Sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus, bukan juga hanya staf pelatih saja yang bagus, kita bisa mencapai kesuksesan ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, official, semua karyawan federasi termasuk Ketua Umum.

Itulah filosofi sepakbola saya. Sepakbola adalah salah satu olahraga yang tidak akan bisa menang dengan hanya 1 orang saja yang bagus kinerja kerjanya. Saya dengan masyarakat Indonesia dapat mengembangkan sepakbola Indonesia bersama setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020. Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fans dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya.

Sangat disayangkan nyatanya semua tanggung jawab dialihkan kepada Ketua Umum. Beliau telah mengembangkan sepakbola Indonesia secara keseluruhan. Pasti bisa juga mengatasi keadaan ini dengan baik. Saya pun akan berusaha lebih keras agar sepakbola Indonesia lebih maju lagi.

Sebagai penutup, sekali lagi saya ingin mengucapkan bahwa saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban, keluarga korban dan seluruh masyarakat Indonesia.

Pernyataan Shin Tae-yong itu memicu perdebatan pendukung timnas. Di satu sisi ada yang menghormati keputusan STY. Sepakbola Indonesia tidak bisa bergantung ke satu orang.

Ada juga yang kecewa karena komentar STY sangat tidak etis dan malah memperkeruh suasana. Ia terkesan jadi bemper untuk Iwan Bule yang posisinya kian tersudut. 

Ada pula yang menginginkan STY tetap bertahan di Indonesia ada atau tidak ada Iwan Bule di PSSI. 

STY memang berhasil menorehkan prestasi untuk Timnas Indonesia. Di bawah kepelatihannya, Indonesia bisa lolos ke Piala Asia 2023 dan menjadi runner-up Piala AFF 2020 Sementara di level kelompok umur.

STY juga membawa Timnas U-20 ke Piala Asia U-20 di Uzbekistan tahun depan. Di SEA Games 2021 ia juga mengantar timnas U-23 mendapat perunggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: