Makna 10 Hari Terakhir Ramadan bagi Generasi Muda: Antara Ibadah dan Kesibukan Duniawi

Makna 10 Hari Terakhir Ramadan bagi Generasi Muda: Antara Ibadah dan Kesibukan Duniawi

Aktivitas belanja menjelang Lebaran, menunjukkan semangat generasi muda dalam merayakan hari raya. --Pinterest

Namun, di sisi lain, ada juga anak muda yang tetap berusaha meningkatkan ibadah mereka. Beberapa di antaranya memilih menjaga keseimbangan antara kesibukan dan spiritualitas, misalnya dengan mengatur waktu agar tetap bisa beribadah lebih maksimal.

BACA JUGA: 6 Amalan Zikir Bulan Ramadan

Meskipun banyak distraksi, masih ada banyak cara bagi anak muda untuk memaknai 10 hari terakhir Ramadan tanpa harus meninggalkan aktivitas duniawi. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain:

Mengatur Waktu dengan Baik

Jika sulit melakukan iktikaf penuh, setidaknya bisa menyisihkan waktu lebih banyak untuk salat malam atau membaca Al-Qur'an setelah berbuka.

Memanfaatkan Teknologi untuk Kebaikan

Media sosial bisa menjadi sarana berbagi pesan positif tentang Ramadan, bukan hanya tempat untuk mengikuti tren konsumtif.

BACA JUGA: Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Terakhir Ramadan

Berbagi dengan Sesama

Momen berbagi sedekah di hari-hari terakhir Ramadan, menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. --Pinterest

Sedekah di hari-hari terakhir Ramadan memiliki pahala yang besar. Menggunakan sebagian THR untuk membantu orang lain bisa menjadi salah satu bentuk ibadah.

Menjaga Niat dan Konsistensi

Tidak perlu merasa harus melakukan ibadah berat. Yang terpenting adalah tetap menjaga niat dan melaksanakannya dengan ikhlas.

Mencari Lailatul Qadar dengan Sederhana

Tidak perlu memaksakan diri untuk begadang sepanjang malam. Cukup meningkatkan kualitas ibadah, seperti menambah doa dan zikir, sudah cukup untuk mencari keberkahan malam tersebut.

BACA JUGA: Inilah Waktu-Waktu Terbaik untuk Membaca Al-Qur'an selama Ramadan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: