Man United Gagal Rekrut Elliot Anderson di Januari 2026

Man United Gagal Rekrut Elliot Anderson di Januari 2026

Gelandang tengah berusia 23 tahun dari Nottingham Forest, Elliot Anderson, jadi kandidat gelandang Man United di bursa transfer Januari 2026 atau musim panas 2026-John Hobley-Getty Images

HARIAN DISWAY - Harapan Man United untuk merekrut gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, pada bursa transfer Januari dipastikan pupus. 

Laporan terbaru menegaskan bahwa Forest sama sekali tidak berniat melepas pemain andalannya di tengah musim, meski kebutuhan MU di lini tengah semakin mendesak.

Sejak bursa transfer musim panas ditutup pada September, kebutuhan United akan tambahan gelandang sebenarnya sudah sangat jelas. 

Amorim berhasil menyegarkan lini depan dan mendatangkan Senne Lammens untuk memperkuat sektor penjaga gawang. Opsi bek tengah juga melimpah. Namun, area sentral lapangan justru menjadi titik terlemah skuad dan belum tertangani dengan baik.

Cedera yang menimpa Bruno Fernandes semakin menyoroti krisis tersebut. Anderson pun muncul sebagai salah satu kandidat utama. 

Ia adalah gelandang muda Inggris yang sudah teruji di Liga Inggris, mampu bermain dua arah, dan punya kualitas teknis serta fisik yang menonjol.

BACA JUGA:8 Kandidat Gelandang Baru Man United, Angelo Stiller dan Adam Wharton Masuk Daftar

BACA JUGA:Bruno Fernandes Cedera, Ruben Amorim Khawatir Manajemen Man United Panic Buying


Manchester United gagal merekrut Elliot Anderson pada Januari, namun peluang bisa terbuka kembali pada bursa musim panas.-John Hobley-Getty Images

Namun, Nottingham Forest menilai Anderson sebagai aset penting dan tidak ingin kehilangan pemain kunci di tengah musim. 

Jurnalis The Athletic, David Ornstein, bahkan menegaskan bahwa transfer ini “tidak akan terjadi”, karena Forest “tidak ingin melakukan apa pun saat ini”.

Kontrak Anderson yang berlaku hingga 2029 menempatkan Forest pada posisi tawar yang sangat kuat. Sang pemain juga tidak dikabarkan mendorong kepindahan. 

Selain nyaman di Forest, Anderson juga mempertimbangkan peluangnya di Piala Dunia. Risiko adaptasi yang sulit di Manchester United—klub yang dikenal penuh tekanan—bisa berdampak negatif pada prospeknya di level internasional.

Selain faktor teknis, kondisi keuangan MU juga menjadi penghambat besar. Klub masih harus mematuhi aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) Premier League, yang membatasi kerugian maksimal £105 juta (sekitar Rp 2,3 triliun) dalam periode tiga tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: sport illustrated