Beasiswa Pemuda Tangguh 2026: Kuota Naik Jadi 23 Ribu, Uang Saku Dipotong, Biaya Penunjang Dihapus

Beasiswa Pemuda Tangguh 2026: Kuota Naik Jadi 23 Ribu, Uang Saku Dipotong, Biaya Penunjang Dihapus

Penerima Beasiswa Pemuda Tangguh Lakukan Registrasi Ulang Setiap Semester-Pemkot Surabaya-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Program Beasiswa Pemuda Tangguh (Peta) kali pertama diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) SURABAYA pada 14 April 2022. Sejak itu, jumlah penerima terus bertambah setiap tahun.

Pada 2024, misalnya, penerima beasiswa tercatat sebanyak 3.186 orang. Angka tersebut naik menjadi 3.502 orang pada tahun 2025. Tahun ini, kuota beasiswa akan ditambah hampir tujuh kali lipat, yakni 23.820 penerima.

Namun, penambahan kuota beasiswa membuat uang yang diterima mahasiswa berkurang. Uang saku bulanan yang semula diberikan Rp500 ribu turun menjadi Rp300 ribu. Sementara itu, bantuan biaya penunjang perkuliahan Rp750 ribu per semester akan dihapus mulai 2026.

Kebijakan pemotongan Beasiswa Pemuda Tangguh tercantum dalam Perwali Surabaya Nomor 45 Tahun 2025, yang mengubah Perwali Nomor 135 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pemberian Beasiswa. Aturan tersebut ditetapkan pada pada 22 Agustus 2025. 

BACA JUGA:Pemprov Jatim Beri Ratusan Beasiswa Kepada Mahasiswa Keluarga Prasejahtera

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Siapkan Rp190,5 Miliar Beasiswa Pemuda Tangguh 2026, Target 23 Ribu Mahasiswa


Peserta Beasiswa Pemuda Tangguh Lakukan Registrasi Pendaftaran -Pemkot Surabaya-

Pasal 17 menyebutkan, mahasiswa hanya mendapat biaya UKT dan uang saku. Adapun biaya penunjang perkuliahan Rp750 ribu dihapus. Dengan begitu, penerima Beasiswa Peta Oktober 2025 hanya mendapat uang saku Rp300 ribu per bulan serta biaya UKT penuh hingga semester 8 (S1/D4) dan semester 6 (D3).

”Iya, Betul. Pada Perwali 45 Tahun 2025 kami hanya memberi uang saku dan UKT saja,” Kata Erringgo Perkasa, Kepala Bidang Kepemudaan di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya kepada Harian Disway, Rabu, 31 Desember 2025.

Menurutnya, skema perubahan Beasiswa Peta disusun berdasarkan evaluasi pelaksanaan program selama 2024-2025. Perubahan kebijakan itu memperhatikan kemampuan fiskal daerah sampai kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

”Perwali yang mengatur skema baru ini masih dalam dirancang dan dijadwalkan untuk disosialisasikan pada Januari 2026,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemkot Siapkan Beasiswa untuk PAUD, Komitmen Pendidikan 13 Tahun

BACA JUGA:Mendikdasmen Naikkan 150 Ribu Kuota Beasiswa Guru dan Tunjungan Honorer di 2026!

Selain itu, perubahan kebijakan itu bertujuan untuk memperluas jangkauan penerima beasiswa. Sehingga, seluruh mahasiswa asal Surabaya bisa merasakan manfaat program beasiswa dari Pemkot Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: