Slot Tanggapi Kritik Gaya Bermain Liverpool: Sulit Diterima, Tapi Ada Benarnya

Slot Tanggapi Kritik Gaya Bermain Liverpool: Sulit Diterima, Tapi Ada Benarnya

Arne Slot mengakui kritik terhadap gaya bermain Liverpool ada benarnya, sembari menegaskan timnya masih mencari solusi agar lebih tajam di tengah performa yang mulai stabil.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Arne Slot akhirnya angkat bicara terkait kritik suporter Liverpool yang menilai permainan timnya kurang atraktif dan cenderung membosankan. 

Pelatih asal Belanda itu mengakui komentar tersebut terasa berat untuk didengar, namun ia juga tidak sepenuhnya menolak penilaian tersebut. “Sulit mendengar kata-kata itu, tapi bukan berarti saya sepenuhnya tidak setuju,” ujar Slot.

Liverpool memang sempat mengalami fase sulit antara September hingga November. Dalam periode tersebut, The Reds (sebutan Liverpool) menelan enam kekalahan dari tujuh pertandingan Liga Inggris, yang membuat posisi mereka di klasemen merosot tajam. 

Namun perlahan, Slot mampu membawa timnya kembali ke jalur yang lebih stabil. Saat ini Liverpool tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Meski begitu, hasil imbang yang terlalu sering menjadi sorotan. 

Empat dari sembilan laga tersebut berakhir tanpa pemenang, termasuk dua kali melawan Leeds United, serta hasil seri kontra Sunderland dan Fulham. 

BACA JUGA:Real Madrid Incar Jacquet dari Rennes: Arsenal, Liverpool, dan Chelsea Masih Menyimak

BACA JUGA:Rating Pemain Liverpool Usai Ditahan Imbang Fulham 2-2: Semua Lini So-So


Aksi gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, dalam laga menghadapi Fulham di Premier League. Minggu, 4 januari 2026.--Instagram @liverpoolfc

Kondisi itu membuat Liverpool tertahan di peringkat keempat klasemen dan tertinggal 14 poin dari Arsenal.

Slot menegaskan ambisinya tetap besar, baik dalam hal prestasi maupun gaya bermain. “Saya ingin memenangkan sebanyak mungkin trofi, tapi saya juga dikenal sebagai pelatih yang timnya mencoba bermain menyerang,” katanya. 

Meski demikian, ia mengakui bahwa timnya masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya secara konsisten. “Kami sedang kesulitan menciptakan banyak peluang, tetapi kami bukan satu-satunya tim yang mengalaminya,” tambahnya.

Statistik Serangan, Tantangan Lawan, dan Kondisi Ekitike

Kritik terhadap Liverpool semakin diperkuat oleh data statistik. Hingga sejauh ini, The Reds baru mencatatkan 53 peluang besar di Premier League, jumlah yang menempatkan mereka di posisi ketujuh bersama Newcastle United. 

Dari peluang tersebut, Liverpool mencetak 32 gol, sejalan dengan catatan expected goals (xG) mereka yang berada di angka 31,9.

Perbandingan dengan tim papan atas lain menunjukkan perbedaan mencolok. Manchester City dan Arsenal jauh lebih produktif, baik dari jumlah peluang maupun efektivitas penyelesaian akhir. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: fotmob