Dari Pagi Hingga Petang, Semangat Penggemar Dukung Pemain Kesayangan di Istora Senayan
Penonton memenuhi Istora Senayan di final Indonesia Masters 2026-Haritsah Almudatsir/Harian Disway -
HARIAN DISWAY - Istora Senayan memiliki julukan rumah bulu tangkis Indonesia. Tidak heran, badminton lovers (BL) selalu bersemangat datang dan mendukung pemain kesayangan. Ribuan BL berbondong-bondong meramaikan Daihatsu Indonesia Masters 2026 selama satu pekan.
Puncaknya pada Minggu, 25 Januari 2026 yang merupakan final Indonesia Masters 2026. Istora Senayan penuh dan semarak karena wakil Merah Putih, Alwi Farhan dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, tampil di laga pamungkas turnamen Super 500 itu.
Gama Adiwijaya, 38, menjadi salah satu dari ribuan BL yang hadir. Ia rela menempuh perjalanan darat dari Malang ke Jakarta demi merasakan suasana magis Istora dan berteriak "ea-ea" bersama ribuan penonton lainnya. Gama menyetir mobil selama 14 jam dari Malang.
BACA JUGA:Berlaga di Final Super 500 Pertama, Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026
Ia datang bersama tiga rekannya dari grup bernama ShuttleFun Community. Grup Whatsapp tersebut kini berjumlah ratusan orang dari berbagai penjuru Indonesia. Mereka mengadakan kegiatan rutin dan berbagi bermacam informasi tepok bulu.
Ini pertama kalinya Gama ngistora (istilah BL yang hadir di Istora Senyan). Seperti masyarakat Indonesia pada umumnya, bulu tangkis menemani Gama sejak belia dan bagian dari budaya. Tapi baru kali ini Gama memutuskan datang ke Istora.
"Wah, saya menyesal sih. Seharusnya saya datang sejak hari pertama ya. Pasti lebih seru karena partai finalnya saja seperti ini. Tapi memang karena ada urusan pekerjaan, baru bisa datang pas final saja," tutur Gama.
Setelah merasakan sensasi menonton langsung, Gama bertekad datang ke Istora lagi pada turnamen berikutnya yaitu Indonesia Open 2026. Turnamen Super 1000 itu dijadwalkan pada 2-7 Juni 2026. Gama berencana mengambil cuti agar bisa menyaksikan turnamen dari awal sampai akhir.
BACA JUGA:Indonesia Masters 2026 Tawarkan Pengalaman Baru di Istora Senayan, Ini Perubahannya
Dukungan penuh juga diberikan Nesty Wahyu Indriyawati, 32, yang rutin ngistora sejak 2022. Pegawai salah satu kementrian itu sudah membooking jatah cuti tahunan setiap Januari dan Juni demi menyaksikan turnamen bergengsi BWF World Tour di Jakarta.
“Saya selalu mengamankan tiket hari pertama sampai keempat. Tahun ini beli tiket VIP totalnya nggak sampai Rp2 juta. Sebagai ibu pekerja, weekend itu waktu buat keluarga. Biasanya nggak boleh keluar. Jadi dipuas-puasin nonton weekday itu,” kata Nesty.
Tapi Nesty berubah pikiran setelah menyaksikan jalannya Indonesia Masters 2026. Ia akhirnya turut membawa dua buah hatinya menyaksikan laga final. Mereka merasa nyaman karena fasilitas yang disediakan lengkap.
“Fasilitas lengkap kayak ada kids zone juga. Jadi ini seperti wisata keluarga. Bukan cuma wisata orang dewasa yang bermain bulu tangkis,” kata perempuan asal Magelang itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: