Bupati Sidoarjo Instruksikan Percepatan Pendirian Koperasi Desa Merah Putih
Deskripsi Berita: Bupati Sidoarjo menginstruksikan percepatan pendirian Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Sidoarjo guna mendukung program Presiden.-Humas Pemkab Sidoarjo-
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional dengan menginstruksikan percepatan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Sidoarjo, Rabu, 28 Januari 2026.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menekankan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto sehingga harus dilaksanakan secara serius dan terukur. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah hingga desa untuk bersinergi dalam menyukseskan target tersebut.
Arahan tersebut disampaikan Bupati Subandi dalam Rapat Koordinasi bersama pimpinan DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para camat, serta kepala desa yang digelar di Ruang OPS Room Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo.
“Sebagai pimpinan daerah, kita wajib memaksimalkan target pendirian Koperasi Desa Merah Putih. Ini membutuhkan sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan pemerintah desa,” ujar Subandi.
BACA JUGA:Macet Simpang Tiga Pucang Sidoarjo Jadi Keluhan
BACA JUGA:Pemkab Sidoarjo Matangkan Program Car Free Day, Dua Skema Lokasi dan Rekayasa Lalu Lintas Dibahas
Bupati juga menginstruksikan para camat agar proaktif melakukan pendampingan teknis langsung ke desa dan kelurahan. Ia menekankan pentingnya pemetaan kendala, terutama bagi desa yang belum memiliki anggaran Bantuan Keuangan atau mengalami keterbatasan dana.
Selain itu, Subandi meminta agar data perkembangan pendirian Koperasi Desa Merah Putih pada portal pelaporan diperbarui secara berkala, minimal setiap tiga hari sekali. Para camat juga diminta melaporkan progres dan kendala secara rutin agar dapat segera dicarikan solusi bersama.
Berdasarkan data sementara, terdapat 47 lokasi Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo yang masih terkendala proses pengurukan lahan. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan langkah konkret berupa dukungan sarana dan prasarana.
Bupati Subandi menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan sembilan unit alat berat jenis backhoe serta armada truk milik Pemkab untuk membantu percepatan proses pengurukan lahan. Ia menegaskan bahwa desa hanya perlu mengoordinasikan pelaksanaan di lapangan agar pekerjaan dapat segera diselesaikan.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas nasional dengan menginstruksikan percepatan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Sidoarjo, Rabu, 28 Januari 2026.-Humas Pemkab Sidoarjo-
Selain fokus pada percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Bupati Subandi juga menyoroti persoalan pemenuhan kuota Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Ia menyebut Kabupaten Sidoarjo masih mengalami kekurangan sekitar 4.000 hektare LP2B yang berdampak pada belum rampungnya Rencana Detail Tata Ruang.
Menurut Subandi, kepastian hukum tata ruang sangat krusial dalam mendorong iklim investasi. Tanpa kejelasan RDTR, investor dinilai akan ragu menanamkan modal di Sidoarjo.
Ia mengungkapkan rencana untuk langsung ke Jakarta pada pekan berikutnya guna mengawal penyelesaian persoalan LP2B. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan peruntukan wilayah desa dan kelurahan sehingga pembangunan dan investasi tidak lagi terhambat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: