Juara Bertahan Zidan Attala Jadi Peserta Pertama yang Capai ”Cima Coppi” di EJJ 2026
Zidan Attala Nouval Hidayat menjadi cyclist pertama di event sepeda East Java Journey 2026 yang tiba di check point (CP) 1 Paltuding, Gunung Ijen, Banyuwangi, Senin, 2 Februari 2026. -Mainsepeda-
HARIAN DISWAY - Zidan Attala Nouval Hidayat kembali membuktikan statusnya sebagai juara bertahan. Di hari pertama East Java Journey (EJJ) 2026, ia menjadi cyclist pertama yang tiba di check point (CP) 1 Paltuding, Gunung Ijen, Banyuwangi, Senin, 2 Februari 2026.
Paltuding berada di ketinggian 1.850 meter dan dikenal sebagai Cima Coppi. Itu istilah giro d Italia yang artinya ‘atap lomba’ alias titik altitude tertinggi event.
Zidan menuntaskan 309 km dengan total elevation gain lebih dari 4.150 meter dalam waktu 13 jam 45 menit 37 detik (data Komoot). Sejak start, ia menjaga pace aman sambil memantau peserta lain.
Meski Joko Yulianto sempat breakaway hingga 34 km di depan, Zidan tidak terpancing. Ia juga bersaing ketat dengan John Boemihardjo (JB) sebelum akhirnya menyalip di jalur pantura timur Jawa Timur.
Momentum penting terjadi saat menanjak menuju Paltuding. Joko sempat berhenti untuk makan lemper dan merehatkan badan. Sementara itu, Zidan terus mengayuh hingga merebut posisi terdepan.
BACA JUGA:Cerita Joko dan Ardiansyah, Cyclist Kepala Enam yang Berani Gowes 1.500 Km di EJJ 2026
BACA JUGA:EJJ 2026: Vindranori Bawa Stiker ’Istimewa’ dari Istri, Victor Setel Lagu Rohani Lawan Rasa Takut
”Jolotundo itu view-nya bagus banget. Nanjaknya juga lumayan, naik-turun,” kata Zidan.
Meski cuaca terik, ia tetap menjaga ritme hingga akhirnya tiba pertama di CP 1. Zidan mengaku persaingan hari pertama cukup seru, terutama saat beradu dengan JB dan menyalip Joko.
”Dari start saya sudah niat untuk asal muter saja. Soalnya sebelum EJJ, saya sempat ikut event nanjak. Jadi kalau ditanya target, saya tidak ada target. Ikut putaran kaki saja, seperti hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, Joko sempat mengalami bonking di tanjakan menuju Paltuding karena minim asupan makan besar sepanjang hari. Lemper menjadi satu-satunya ”amunisi” yang ia konsumsi di hari itu.
BACA JUGA:Duet dengan Pembalap Nasional, Ivo Ananda Ikut Event Sepeda Kategori 1.500 Km Keliling Jatim!
BACA JUGA:EJJ 2026: Gowes Jarak Jauh 1.500 Km dari Timur ke Barat Dimulai!
Kondisi ini dimanfaatkan Zidan untuk mengambil alih posisi terdepan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: