iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Prof Dr Ir Esther Irawati Setiawan, SKom, MKom.saat memandu jurnalis urabaya dan Sidoarjo peserta Bootcamp.-Boy Slamet-

Sementara itu, Direktur Rumah Literasi Digital Andika Ismawan menegaskan bahwa AI tidak dapat diposisikan sebagai pengganti jurnalis. Menurutnya, teknologi tersebut harus dikendalikan dengan literasi dan etika agar tidak menimbulkan persoalan baru.

“AI adalah alat bantu yang harus dipahami cara kerja dan batas penggunaannya. Tanpa literasi digital yang memadai, teknologi justru bisa menjadi sumber kesalahan baru,” tandas Andika. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: