Minim Lari di Real Madrid, Didier Deschamps Bela Kylian Mbappe
Selebrasi Kylian Mbappe usai cetak gol kemenangan Real Madrid melalui penalti lawan Rayo Vallecano dalam laga La Liga 2025/2026 jornada ke-22, Minggu 1 Februari 2026--@MadridUniversal-X
Pembelaan Deschamps tidak lepas dari rekam jejak Mbappe bersama Les Bleus (julukan Timnas Prancis). Penyerang berusia 27 tahun itu merupakan figur sentral saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018, serta kembali membawa negaranya ke final Piala Dunia 2022 sebelum kalah dramatis dari Argentina.
Hingga saat ini, Mbappe telah mencatatkan 55 gol dan 40 assist dari 94 penampilan bersama tim nasional Prancis, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di era Deschamps.
Meski demikian, Real Madrid tetap menghadapi persoalan kolektif terkait intensitas permainan. Di level Liga Champions, tim-tim elite Eropa menuntut pressing agresif yang dimulai dari lini depan.
Jika pemain-pemain kunci seperti Mbappe dan Vinicius Junior tidak mampu menutup ruang secara konsisten, beban kerja lini tengah dan pertahanan menjadi jauh lebih berat.
BACA JUGA:Real Madrid Pantau Bintang Muda Arsenal Lewis Skelly, Siapkan Proyek Jangka Panjang
BACA JUGA:Real Madrid Pertahankan Fran Garcia, Batal Pindah ke Liga Inggris

Kylian Mbappe memecahkan rekor gol Cristiano Ronaldo di ajang Liga Champions-Tangkapan layar [email protected]
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Real Madrid: bagaimana menyeimbangkan efektivitas luar biasa Mbappe di depan gawang dengan kebutuhan kolektif tim dalam aspek fisik dan taktik.
Bagi Deschamps, jawabannya jelas, kontribusi seorang pemain bintang tidak selalu bisa diukur dari seberapa jauh ia berlari, melainkan dari dampaknya terhadap permainan dan hasil akhir. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: football espana