Tottenham Pecat Thomas Frank Usai Rentetan Hasil Buruk Premier League
Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, resmi dipecat usai serangkaian hasil buruk.--Instagram @spursofficial
Beberapa sumber menyebutkan bahwa pengganti permanen belum ditentukan. Untuk sementara, opsi penunjukan pelatih interim dinilai menjadi kemungkinan paling realistis. CEO klub Vinai Venkatesham juga dijadwalkan memberikan keterangan lanjutan kepada publik.
Pemecatan ini terasa kontras dengan pernyataan Frank hanya beberapa jam sebelumnya. Setelah kalah dari Newcastle, pelatih asal Denmark itu dengan tegas menyatakan dirinya masih akan memimpin tim pada laga berikutnya.
Ia mengaku memahami berbagai spekulasi mengenai masa depannya, tetapi merasa masalah yang terjadi tidak bisa diarahkan kepada satu sosok saja. Bahkan, ia menyebut telah berbicara dengan pemilik klub dan yakin posisinya aman.
BACA JUGA:Andy Robertson Buka Peluang Tinggalkan Liverpool, Tottenham Manfaatkan Situasi
BACA JUGA:Tottenham vs Aston Villa 1-2, Morgan Rogers cs Singkirkan Spurs dari FA Cup

Aksi bek Tottenham Hotspur, Micky Van de Ven (kanan), ketika berduel dengan penyerang Manchester United, Benjamin Sesko (kiri). Sabtu, 7 Februari 2026.--Instagram @spursofficial
Kenyataannya berkata lain. Tekanan dari tribun semakin besar, dengan sebagian suporter meneriakkan bahwa ia akan dipecat, sementara nama Mauricio Pochettino juga sempat menggema di stadion.
Situasi ini menjadi ironi jika melihat kiprah Tottenham di kompetisi Eropa. Di Liga Champions, The Lilywhites justru tampil cukup meyakinkan dan berhasil lolos otomatis ke babak 16 besar setelah menutup fase liga di posisi keempat.
Frank sendiri datang dengan reputasi baik setelah pekerjaannya bersama Brentford, klub yang mampu ia bawa finis di papan tengah musim lalu dengan sumber daya terbatas. Namun bersama Spurs, ekspektasi yang lebih tinggi tidak berbanding lurus dengan hasil di lapangan.
Kini Tottenham harus bergerak cepat mencari figur yang mampu mengangkat performa tim, sebab ancaman terseret ke zona merah semakin nyata bila tren buruk ini terus berlanjut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: espn