Kuliner Mesir, Alternatif Menu Buka Puasa Ramadan 2026
Live cooking kuliner Mesir dan Timur Tengah di Mercure Surabaya Grand Mirama.-Raden Khansa Pandya Amorta-Harian Disway
Seperti di Indonesia, umumnya disesuaikan dengan lidah masyarakat Nusantara. Tapi tanpa menghilangkan karakternya yang kuat dengan rasa rempah.
Zakariya, Executive Chef Mercure Surabaya Grand Mirama mengatakan, “Memang masakan Timur Tengah, termasuk Mesir, harus menyesuaikan dengan kekhasan lokal. Tapi tak semata-mata menghilangkan karakter khasnya."
"Itu yang kami lakukan lewat tema iftar buffet Taste of Alexandria. Sedangkan soal Alexandria, itu memaknai perpaduan budaya dan cita rasa unik dari kota tersebut," ujar Hotel Manager Mercure Surabaya Grand Mirama Sugito Adhi.
BACA JUGA:Festival Kuliner Pecinan Jakarta Ramaikan Imlek, Sajikan Menu Lokal hingga Internasional
BACA JUGA:Tips Membuat Coffee Latte ala Barista Hotel Bintang 4
Taste of Alexandria pun memaknai penjelajahan rasa di kawasan tersebut. Sejarah kuliner Mesir merupakan perpaduan yang cukup kaya. Eksis selama ribuan tahun.
Keberadaannya dipercaya berakar dari zaman Firaun. Lantas mendapat pengaruh dari peradaban Yunani, Romawi, Arab, hingga Ottoman.
Kuliner Mesir saat ini merupakan refleksi dari kemampuan beradaptasi dan kreativitas juru masak. Banyak chef yang masih melestarikan cita rasa tradisional. Tapi di sisi lain juga mengadopsi bahan baru. Termasuk yang terlihat di Taste of Alexandria.
Menu khas Mesir tentu menarik. Bisa jadi pertimbangan kuliner buka puasa. Apalagi jika dinikmati bersama keluarga tercinta. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: