Sindir Real Madrid, Flick Naikkan Tensi Duel Barcelona vs Atletico
Jelang semifinal Copa del Rey, Hansi Flick menekankan pentingnya menghormati semua lawan sekaligus memuji kekuatan dan kualitas Atletico Madrid.-Juan Manuel Serrano Arce-Getty Images
HARIAN DISWAY - Barcelona akan menghadapi Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey pada Jumat dini hari, 13 Februari 2026 pukul 03.00 WIB, namun jelang leg pertama, Hansi Flick lebih dulu menjadi sorotan lewat komentarnya yang menyentil Real Madrid.
Pelatih asal Jerman itu menanggapi anggapan bahwa perjalanan Barcelona ke semifinal terbilang mudah karena hanya menghadapi tim-tim dari divisi bawah sebelum bertemu Atletico.
Sepanjang kompetisi musim ini, Barcelona menyingkirkan Guadalajara, Racing Santander, dan Albacete untuk mencapai empat besar. Atletico menjadi tim La Liga pertama yang mereka hadapi di Copa del Rey musim ini.
Ketika ditanya soal jalur yang dianggap menguntungkan tersebut, Flick menjawab singkat namun penuh makna. “Tanya Real Madrid,” ucapnya sambil tersenyum tipis.
BACA JUGA:Barcelona Tanpa Marcus Rashford Jelang Lawan Atletico di Semifinal Copa Del Rey
BACA JUGA:Barcelona Happy! Raphinha Bisa Tampil di Semifinal Copa Del Rey Lawan Atletico
Komentar itu merujuk pada tersingkirnya Real Madrid secara mengejutkan oleh Albacete—tim kasta kedua—di babak 16 besar.
Ironisnya, Barcelona kemudian mengalahkan Albacete di perempat final, seakan membalas kekalahan rival abadinya tersebut. Jawaban Flick pun langsung dianggap sebagai sindiran cerdas terhadap Los Blancos.
Meski begitu, pelatih Barcelona itu menegaskan bahwa maksudnya bukan untuk menyerang Real Madrid, melainkan untuk menegaskan pentingnya menghormati semua lawan, termasuk tim dari divisi lebih rendah.
Flick Tegaskan Pentingnya Menghormati Tim Divisi Bawah

Gol kedua Jefte Betancor buat Albacete menang di menit-menit akhir pertandingan lawan Real Madrid dalam laga Copa Del Rey babak 16 besar, Kamsi 15 Januari 2026-Diego Souto-Getty Images
Flick dengan cepat meluruskan bahwa komentarnya tidak dimaksudkan sebagai ejekan. Ia menilai, melempar sindiran kepada Real Madrid tidak memberi keuntungan apa pun bagi dirinya maupun tim.
“Tidak ada manfaatnya bagi saya atau tim untuk melontarkan sindiran,” ujar Flick.
“Tapi saya pikir itu jawaban yang tepat karena kita juga harus menghormati tim-tim dari divisi kedua dan ketiga di Copa del Rey,” lanjutnya.
Menurutnya, keberhasilan Albacete menyingkirkan Real Madrid membuktikan kualitas tim-tim tersebut. Ia menekankan bahwa semua peserta Copa del Rey layak berada di kompetisi tersebut dan memiliki kemampuan untuk mengalahkan tim-tim La Liga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sport illustrated