Dortmund vs Atalanta 2-0, Die Borussen Selangkah Lagi ke 16 Besar

Dortmund vs Atalanta 2-0, Die Borussen Selangkah Lagi ke 16 Besar

Selebrasi Serhou Guirassy usai buka keunggulan bagi Dortmund atas Atalanta dalam laga playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Februari 2026--Uefa.com

Sebaliknya, Atalanta hanya mampu menghasilkan satu tembakan tepat sasaran dengan xG rendah. Gianluca Scamacca nyaris tak terlihat di lini depan karena rapatnya penjagaan lini belakang Dortmund.


Selebrasi Maximilian Beier usai gandakan keunggulan Dortmund atas Atalanta dalam laga playoff 16 besar LIga Champions 2025/2026, Rabu 18 Februari 2026--Uefa.com

Memasuki babak kedua, pelatih Atalanta melakukan dua pergantian sekaligus. Isak Hien masuk menggantikan Berat Djimsiti yang sudah mengantongi kartu kuning, sementara Nikola Krstovic menggantikan Scamacca. 

Meski demikian, Dortmund tetap mengancam lebih dulu. Guirassy sempat terjatuh di kotak penalti dalam duel dengan Odilon Kossounou, tetapi wasit tak menganggapnya pelanggaran.

Atalanta mulai meningkatkan intensitas dan mencoba menekan. Krstovic beberapa kali berusaha menciptakan peluang, termasuk tembakan jarak jauh yang mudah diamankan Gregor Kobel. 

Namun, efektivitas mereka di sepertiga akhir sangat minim. Bahkan ketika menguasai bola hingga 69 persen dalam 15 menit terakhir, tim tamu tak mampu menciptakan peluang bersih.

BACA JUGA:Rating Dortmund Pasca Tahan Imbang Juventus 4-4, Yan Couto Oke!

BACA JUGA:Juventus vs Dortmund 4-4: Drama 8 Gol, Bianconeri Dipaksa Comeback Tiga Kali

Dortmund hampir menambah gol ketiga melalui situasi bola mati. Umpan sudut Ryerson disambut Julian Brandt dengan sepakan voli dari jarak dekat, tetapi bola melambung di atas mistar. Pergantian pemain dilakukan kedua tim untuk menjaga intensitas. 

Karim Adeyemi, Carney Chukwuemeka, dan Marcel Sabitzer masuk untuk Dortmund, sementara Kamaldeen Sulemana dan Raoul Bellanova memperkuat Atalanta.

Menjelang akhir laga, Atalanta mencoba memaksimalkan serangan dari sisi sayap. Sulemana sempat mengirim umpan silang mendatar ke arah Krstovic, tetapi Ramy Bensebaini sigap menghalau bola di tiang dekat. 

Lazar Samardzic juga mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, namun kembali digagalkan Kobel.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan. Dortmund tampil disiplin dan efektif, sementara Atalanta kesulitan mengembangkan permainan. 

Dengan keunggulan dua gol tersebut, Dortmund berada dalam posisi sangat menguntungkan jelang leg kedua di Italia, sementara Atalanta harus meningkatkan performa secara signifikan jika ingin membalikkan keadaan. (*)

BACA JUGA:Skema 3-4-3 Kovac di Dortmund Bakal Uji Pertahanan Juventus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber