Student Exchange Unhan di UEA, Mahasiswa Sebut Buah Diplomasi Prabowo Saat Jadi Menhan
Presiden Prabowo Subianto disambut para mahasiswa yang mengikuti program student exchange di Rabdan Academy, UEA.-Setpres-
HARIAN DISWAY — Program student exchange mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) di Rabdan Academy, Uni Emirat Arab (UEA), disebut sebagai hasil diplomasi pertahanan yang dirintis sejak Presiden Prabowo Subianto menjabat Menteri Pertahanan pada 2022.
Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alif Shahnur bersemangat mengikuti program pertukaran pelajar tersebut dan berkomitmen membawa pulang ilmu serta wawasan global untuk memperkuat sistem pertahanan Indonesia.
Program di Rabdan Academy ini merupakan bagian dari kerja sama internasional Indonesia-UEA, khususnya di bidang pendidikan pertahanan.
BACA JUGA:Prabowo Tiba di Yordania, Dikawal Jet Tempur F-16 dan Disambut Putra Mahkota Al Hussein
BACA JUGA:Momen Hangat Prabowo Beri Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Mahasiswi Indonesia di Yordania
Investasi tersebut mulai ditanam saat Prabowo masih menjabat sebagai menteri pertahanan.
“Rabdan Academy, program ini pencetusnya adalah Bapak Presiden sendiri,” ujar Alif, Rabu, 25 Februari 2026.
Program pertukaran yang berlangsung selama satu semester di Faculty of Homeland Security itu menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan Indonesia di level global.
Alif mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di luar negeri menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menghadapi perbedaan kultur.
BACA JUGA:Prabowo Disambut Mahasiswa Indonesia di Yordania, Dinilai Karismatik dan Penuh Perjuangan
BACA JUGA:Prabowo Saksikan Kerja Sama Danantara–Arm Limited Inggris, Bidik Jadi Pemain Industri Chip Global
“Tantangan yang paling sering kami hadapi selama di luar negeri mungkin bagaimana menghadapi perbedaan kultur,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menilai pengalaman akademik tersebut memperluas perspektifnya, khususnya dalam bidang manajemen bencana dan keamanan.
“Banyak dari perspektif dosen-dosen di sini yang luar biasa, memperluas perspektif saya sendiri. Mungkin ini yang akan saya bawa ke Indonesia nanti,” lanjut Alif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: