Sinopsis Hamnet, Kematian Bocah yang Jadi Inspirasi Karya William Shakespeare

Sinopsis Hamnet, Kematian Bocah yang Jadi Inspirasi Karya William Shakespeare

Sinopsis Hamnet, kematian yang jadi inspirasi karya William Shakespeare. Foto: Jessie Buckley dan Paul Mescal dalam poster film Hamnet. -Focus Features-

HARIAN DISWAY - Satu tayangan berkualitas lagi hadir di bioskop Indonesia akhir pekan ini. Hamnet, nomine Film Terbaik Academy Awards ke-98 sekaligus pemenang Film Terbaik - Drama di Golden Globes 2026, tayang mulai 27 Februari 2026.

Kalau Anda menganggap judul Hamnet mirip dengan naskah drama William ShakespeareHamlet, wajar. Karena kisah itu memang terinspirasi dari kehidupan sang pujangga Inggris yang hidup dan berkarya pada abad ke-16 tersebut.

Hamlet disebut-sebut sebagai karya Shakespeare yang paling personal sekaligus emosional. Karena sang penyair mendapatkan ilham menulis naskah drama tersebut setelah kematian putranya, Hamnet, yang baru berumur 11 tahun.

Nah, Hamnet, yang disutradarai Chloe Zhao, adalah drama tentang cinta, keluarga, dan kehilangan. Ceritanya diadaptasi dari novel karya Maggie O'Farrell berjudul sama. Serta diproduseri oleh dua nama besar, Sam Mendes dan Steven Spielberg.

Seperti apa kisahnya? Simak sinopsis Hamnet berikut ini sebelum menontonnya di bioskop.

BACA JUGA:5 Pemeran Film Panda Plan: The Magical Tribe, Dari Jackie Chan hingga Wang Yinglu

BACA JUGA:Sinopsis Panda Plan: The Magical Tribe, Jackie Chan Tersesat di Suku Primitif

Sinopsis Hamnet


Jessie Buckley dan Paul Mescal tampil sebagai Agnes Hathaway dan William Shakespeare dalam film Hamnet, saat keduanya bertemu di hutan Stratford-upon-Avon, Inggris. Ini merupakan awal hubungan mereka, ketika ketertarikan dan takdir mulai mempertemukan dua--imdb

Hamnet dibuka dengan sebuah prolog yang unik. Yakni bahwa Hamnet dan Hamlet adalah nama yang sama. Dari titik itu, film langsung membawa kita ke masa muda William Shakespeare (diperankan dengan super keren oleh Paul Mescal).

Di Stratford-upon-Avon, kota kecil yang berjarak sekitar 146 km dari London, ia hidup bersama ayah ibu dan adik-adiknya. Ayahnya adalah perajin sarung tangan kulit.

Meski berpendidikan tinggi, ia diminta membantu bisnis sang ayah. Sambil sesekali menjadi tutor privat untuk anak-anak demi melunasi utang ayahnya.

Suatu hari, William bertemu seorang perempuan bernama Agnes Hathaway (Jessie Buckley). Di hutan, gadis itu tampak melatih elang peliharaannya.

BACA JUGA:Sinopsis Wuthering Heights, Kisah Cinta Tragis Penuh Obsesi Margot Robbie-Jacob Elordi

BACA JUGA:Ulasan Kritikus Atas Wuthering Heights, Sutradara dan Margot Robbie-Jacob Elordi Dapat Pujian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber