Tergusur Benzema di Al-Hilal, Darwin Nunez Bisa Comeback ke Premier League
Darwin Nunez berpeluang kembali ke Premier League bersama Chelsea atau Newcastle setelah posisinya di Al-Hilal tergeser oleh kedatangan Karim Benzema.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Mantan striker Liverpool, Darwin Nunez, dikabarkan berpeluang kembali ke Premier League setelah masa yang kurang stabil bersama Al-Hilal.
Penyerang berusia 26 tahun itu sebelumnya hengkang dari Inggris dengan harapan memulai lembaran baru di Saudi Pro League, jauh dari sorotan tajam media Inggris. Namun, situasinya kini berubah dan membuka peluang untuk pulang ke kompetisi paling kompetitif di dunia.
Menurut sejumlah laporan, Chelsea menjadi salah satu peminat utama. Klub asal London tersebut memang tengah mencari penyerang yang bisa menjadi tumpuan utama di lini depan.
BACA JUGA:Chelsea Lebih Tajam Tanpa Cole Palmer? Data Ungkap Fakta Mengejutkan
BACA JUGA:Florian Wirtz Masih Cedera, Arne Slot Akui Liverpool Kehilangan Playmaker

Tottenham dan Newcastle Berebut Darwin Nunez? Striker Eks Liverpool Ingin Cabut dari Al-Hilal-@darwin_n9-Instagram
Selain Chelsea, Newcastle United dan Tottenham Hotspur juga disebut memantau situasi Nunez. Ketiga klub itu melihat sang striker sebagai perjudian berisiko namun berpotensi tinggi, mengingat atribut fisik, kecepatan, dan agresivitasnya masih sangat menarik.
Bagi Nunez sendiri, kembalinya ke Premier League bisa menjadi misi pembuktian. Selama berseragam Liverpool, ia kerap menjadi bahan perdebatan.
Di satu sisi, ia menunjukkan potensi kelas dunia; di sisi lain, inkonsistensinya membuatnya sering dikritik. Kini, peluang “babak kedua” di Inggris bisa menjadi kesempatan emas untuk membungkam para pengkritik.
BACA JUGA:Al Hilal Tawar Bruno Fernandes 300 Juta Poundsterling, MU Terancam Kehilangan Kapten!
BACA JUGA:Al-Hilal vs Al-Ahli 0-0, Pasukan Simeone Inzaghi Telan Tiga Imbang Beruntun
Dampak Kedatangan Karim Benzema di Al-Hilal
Awalnya, kepindahan Nunez ke Al-Hilal senilai sekitar £54 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) memberinya peran sentral dalam proyek ambisius klub Saudi tersebut.
Namun situasi berubah drastis ketika klub merekrut legenda Real Madrid sekaligus peraih Ballon d’Or, Karim Benzema, pada Januari lalu. Kedatangan nama besar itu otomatis menggeser hierarki skuad.
Benzema langsung menjadi pilihan utama di lini depan, membuat Nunez kehilangan jaminan menit bermain, terutama di laga-laga besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com