Arsenal Catat Ugly Win Lagi, Gaya Main Mikel Arteta Mulai Dikritik
Arsenal tetap kokoh di puncak klasemen meski gaya main pragmatis dan "dark arts" mereka saat mengalahkan Brighton menuai kritik tajam dari berbagai pihak.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Arsenal semakin dekat dengan gelar Premier League pertama mereka dalam lebih dari dua dekade. Namun, perjalanan mereka menuju puncak justru memicu kritik karena dianggap tidak menampilkan permainan yang indah.
Setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Brighton & Hove Albion pada Kamis dini hari WIB, mantan pelatih Newcastle United dan West Ham United, Alan Pardew, melontarkan kritik tajam terhadap tim asuhan Mikel Arteta.
Kemenangan di Amex Stadium ditentukan oleh gol cepat dari Bukayo Saka pada awal pertandingan. Namun, laga tersebut lebih banyak diwarnai oleh permainan bertahan yang disiplin serta strategi yang oleh para kritikus disebut sebagai “dark arts” atau trik-trik untuk mengganggu ritme permainan lawan.
Secara statistik, performa Arsenal memang tidak terlalu impresif. The Gunners (sebutan Arsenal) hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
BACA JUGA:Brighton Sikat Habis Taktik Arsenal, Fabian Hurzeler: Mereka Main dengan Aturan Sendiri!
BACA JUGA:Rating Pemain Arsenal yang Kalahkan Brighton 1-0, Untung Lini Belakang Kukuh!

Selebrasi Bukayo Saka usai buka keunggulan bagi Arsenal atas Brighton dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-29, Kamis 5 Maret 2026--IMAGO
Selain itu, akurasi umpan mereka hanya mencapai 70,9 persen—angka terendah dalam lebih dari lima tahun terakhir. Meski begitu, hasil akhir tetap berpihak pada Arsenal.
Situasi semakin menguntungkan bagi klub London Utara tersebut karena pesaing utama mereka, Manchester City, hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest.
Dengan hasil itu, peluang Arsenal untuk meraih gelar juara semakin besar dan berada sepenuhnya di tangan mereka sendiri.
Namun di tengah momentum positif tersebut, gaya bermain Arsenal justru menjadi bahan perdebatan. Banyak pihak menilai tim Arteta terlalu pragmatis dan mengorbankan estetika permainan demi hasil akhir.
Hal ini memunculkan diskusi klasik dalam sepak bola: apakah kemenangan lebih penting daripada keindahan permainan.
BACA JUGA:Brighton vs Arsenal 0-1: Bukayo Saka Bikin Jarak dengan City Jadi 7 Poin
BACA JUGA:Arsenal Bidik Quadruple: Peluang Juara Premier League, Carabao Cup, FA Cup dan Liga Champions
Tuduhan “Permainan Kotor” dan Efektivitas Arsenal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com