MacBook Neo Hadir Mulai Sekitar Rp8 Juta, Apple Klaim Tanpa Kompromi Desain
MacBook Neo yang menjadi produk paling murah Apple. --MacRumors
Apple justru mempertahankan material premium tersebut. Supaya MacBook Neo tetap terasa seperti produk kelas atas.
Selain material, Apple juga mencoba memberikan karakter yang berbeda pada laptop itu melalui pilihan warna.
MacBook Neo hadir dengan warna-warna cerah. Seperti Blush dan Citrus. Pilihan warna tersebut dirancang agar MacBook Neo terlihat lebih segar. Serta memiliki identitas tersendiri dibanding MacBook Air maupun MacBook Pro.
BACA JUGA:Apple Siapkan Siri Baru Berbasis Google Gemini, Rilis Bertahap Mulai Februari 2026
BACA JUGA:Apple Siapkan AI Pin dengan Kamera dan Mikrofon, Kapan Rilis?
Meski dari sisi desain tidak banyak dikurangi, Apple tetap melakukan sejumlah kompromi pada spesifikasi untuk menekan harga. MacBook Neo hanya dibekali RAM 8 GB sebagai konfigurasi standar.
Selain itu, fitur keamanan Touch ID hanya tersedia pada model yang lebih mahal. Yakni dengan harga USD 699 atau sekitar Rp11,2 juta. Model dasar tidak dilengkapi fitur tersebut.
Beberapa fitur lain yang biasanya ditemukan pada MacBook kelas atas juga tidak tersedia di perangkat itu. MacBook Neo tidak memiliki MagSafe, sistem pengisian daya magnetik yang populer di laptop Apple.
Salah satu port USB-C pada perangkat itu juga hanya mendukung kecepatan USB 2 dengan transfer data sekitar 480 MB per detik. Kecepatan tersebut jauh lebih rendah dibanding standar USB modern.
BACA JUGA:Apple Siapkan iOS 26.3 dengan Fitur Baru dan Perbaikan Notifikasi iPhone
BACA JUGA:Civilization VII Arcade Edition Resmi Hadir di Apple Arcade Mulai 5 Februari Mendatang
Apple juga tidak menyertakan lampu latar pada keyboard MacBook Neo. Fitur backlit keyboard biasanya membantu pengguna mengetik, meski dalam kondisi minim cahaya.
Walau memiliki beberapa keterbatasan, MacBook Neo diperkirakan tetap akan menarik minat pasar. Laptop itu dirancang untuk kebutuhan komputasi ringan. Seperti browsing internet, menulis dokumen, mengerjakan tugas kuliah, hingga aktivitas produktivitas sehari-hari.
Target utama perangkat itu adalah pelajar, mahasiswa, dan pengguna baru yang ingin masuk ke ekosistem Apple. Tanpa harus membeli MacBook Air atau MacBook Pro yang jauh lebih mahal.
Laptop itu dijadwalkan mulai tersedia secara resmi di pasar global pada 11 Maret. Dengan harga yang lebih ramah kantong, MacBook Neo menjadi strategi Apple.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dezeen.com