Laporta Buka Suara Soal Kritik Pedas Xavi, Singgung Soal Messi Lagi
Joan Laporta balas kritik Xavi dengan menyebut pemecatannya serta kegagalan pulangkan Messi sebagai keputusan sulit yang diambil demi kepentingan masa depan klub.--FC Barcelona.com
Dalam pernyataannya, Laporta menegaskan bahwa sejumlah keputusan besar yang ia ambil selama menjabat presiden klub tidaklah mudah.
Ia bahkan menyebut ada tiga keputusan paling sulit dalam masa kepemimpinannya, yakni terkait dengan Messi, Ronald Koeman, dan Xavi. Laporta menegaskan bahwa semua keputusan tersebut dibuat demi kepentingan klub secara keseluruhan.
“Ini adalah tiga keputusan paling sulit yang pernah saya buat: Messi, Koeman, dan Xavi. Saya mengambil keputusan itu demi kepentingan Barca. Mereka semua adalah legenda klub, tetapi keputusan seperti ini tetap harus diambil,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa Barcelona tidak bisa dijalankan hanya berdasarkan perhitungan rasional semata. “Barca tidak bisa dijalankan hanya dengan komputer. Ini soal perasaan. Barca lebih besar dari pemain maupun presiden,” tambah Laporta.

Joan Laporta ungkap bahwa Lionel Messi tak bisa kembali bermain bersama Barcelona lagi karena kendala finansial, tapi janjikan perpisahan yang megah bagi sang legenda-David Ramos-Getty Images
Laporta juga menyinggung alasan di balik pemecatan Xavi sebagai pelatih. Menurutnya, dalam periode terakhir kepelatihannya, Xavi mulai menunjukkan sikap yang kurang fokus dan tidak mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi.
Selain itu, Laporta mengungkap bahwa Xavi sering mempertanyakan kualitas skuad yang dimiliki Barcelona. Ia bahkan pernah menyatakan bahwa tim tidak cukup kompetitif untuk bersaing dengan rival utama seperti Real Madrid.
“Dia mengatakan bahwa Barcelona tidak akan bisa bersaing dengan Real Madrid. Dia meminta perubahan pemain, dan pada saat itulah saya merasa dia tidak bisa melanjutkan pekerjaannya,” ungkap Laporta.
BACA JUGA:Lionel Messi Rindu Barcelona, Siap Kembali Setelah Karier di Inter Miami
BACA JUGA:Pedri Pecahkan Rekor Lionel Messi di Barcelona, Yamal Siap Menyusul?
Terkait isu kembalinya Messi pada 2023, Laporta juga memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa klub sebenarnya sempat mencoba mengupayakan kepulangan sang megabintang.
Namun setelah proposal kontrak dikirimkan kepada ayah sekaligus agen Messi, Jorge Messi, rencana tersebut akhirnya tidak terlaksana.
Laporta mengungkap bahwa Messi merasa kepulangannya ke Barcelona akan membawa tekanan yang terlalu besar.
“Saya mengirimkan kontrak kepada Jorge Messi. Ia kemudian datang ke rumah saya dan mengatakan bahwa Messi akan menghadapi terlalu banyak tekanan jika kembali ke sini,” kata Laporta.
Dengan penjelasan tersebut, Laporta berusaha menegaskan bahwa berbagai keputusan kontroversial yang ia buat selama ini bertujuan menjaga stabilitas dan masa depan Barcelona. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Mundo Deportivo