Bos Ferrari F1 Jelaskan Alasan Tak Masuk Pit Saat VSC di GP Australia

Bos Ferrari F1 Jelaskan Alasan Tak Masuk Pit Saat VSC di GP Australia

Kepala Teknisi Ferrari Fred Vasseur menjelaskan strategi timnya saat balapan GP Australia, Minggu, 8 Maret 2026.-F1-

Ia menilai hasil di Australia lebih positif daripada negatif meskipun tim menghadapi kesulitan. "Kesan saya lebih positif daripada sebaliknya. Kami mengalami Sabtu yang berat. Saya rasa kami tidak menyatukan semuanya kemarin," bebernya.

"Kami tertinggal delapan persepuluh. Itu cukup berat, tetapi hari ini kami mengembalikan sebagian. Bagus memiliki dua mobil bertarung di papan atas. Kami tahu memiliki daftar panjang perbaikan, tetapi itu berlaku bagi kami dan semua tim di grid," imbuh Vasseur.

Menurutnya, hasil musim nanti akan bergantung pada kemampuan setiap tim untuk terus mengembangkan mobil, menghadirkan pembaruan, dan memproduksi komponen dengan cepat.

Kecepatan pengembangan itu akan menjadi kunci kompetisi sepanjang musim. Vasseur menyatakan lebih memilih memulai musim dalam kondisi baik, meski ia sadar jalur yang harus dilalui masih panjang.

BACA JUGA:Max Verstappen Kritik Regulasi F1 2026: Terlambat untuk Berubah, Sudah Seperti Formula E!

BACA JUGA:Kalender F1 2026: Regulasi Baru dan Persaingan Era Baru

Sinyal Positif Ferrari di F1 GP Australia


Elemen bagian atas dari sayap belakang dalam kondisi terbuka, mekanisme geraknya 180 derajat. Inovasi Ferrari di pengujian Bahrain 18-20 Februari 2026--Twitter This Is Formula 1 @ThisIsFormula1

Walau performa Ferrari masih tertinggal dari Mercedes, keunggulan mereka pada momen start terbukti memberikan sinyal positif.

Kecepatan start Ferrari yang baik membantu Leclerc dan rekan setimnya bersaing lebih kuat dalam fase awal balapan. Vasseur mengakui bahwa celah saat start sangat sempit dan performa di kualifikasi bukan jaminan sepanjang musim.

"Kami mengharapkan start yang bagus, tetapi itu benar-benar di ambang. Jendelanya sangat sempit. Start bagus, tetapi bukan jaminan untuk musim ini. Dalam kualifikasi, jujur kami tidak melakukan sesi terbaik," jelasnya.

Vasseur menambahkan bahwa balapan berikutnya di Tiongkok akan berbeda. Kondisi trek akan lebih dingin dan ada juga format Sprint Race.

Waktu yang tersedia untuk menyesuaikan strategi akan lebih singkat. Jadi,  tantangan baru menanti. Ferrari dan tim-tim lain kini harus bekerja cepat untuk menemukan solusi sebelum seri berikutnya dimulai. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: