Alessandro Bastoni Diusulkan Terima Penghargaan Rosa Camuna, Insiden Kartu Merah Kalulu Kembali Diperdebatkan

Alessandro Bastoni Diusulkan Terima Penghargaan Rosa Camuna, Insiden Kartu Merah Kalulu Kembali Diperdebatkan

Momen bek Juventus Pierre Kalulu (tengah) ketika mendapat kartu merah dalam laga kontra Inter Milan. Minggu, 15 Februari 2026. Tampak Bastoni merayakan keputusan wasit.-@Iltirreno-X

Romani menilai Bastoni pantas mendapatkan penghargaan tersebut. Karena secara terbuka mengakui kesalahannya setelah pertandingan.

“Dia mampu mengakui kesalahannya secara publik dan bertanggung jawab atas tindakannya,” ujar Romani. Menurutnya, sikap Bastoni menunjukkan penghormatan terhadap olahraga, lawan, dan para penggemar.

Namun usulan tersebut langsung memicu reaksi keras dari sejumlah politisi lainnya di Lombardia. Salah satu yang paling vokal adalah Franco Lucente. Ia dikenal sebagai pendukung Juventus.

BACA JUGA:Juventus Siapkan Dua Opsi Kontrak Baru untuk Luciano Spalletti

BACA JUGA:Juventus Bisa Lepas Lois Openda ke Fenerbahce, Reuni dengan Domenico Tedesco

Lucente menilai pemberian penghargaan kepada Bastoni berlebihan. “Saya adalah orang pertama yang mengecam ejekan dari penonton dan tekanan media terhadap Bastoni. Tetapi memberikan penghargaan kepadanya terasa terlalu berlebihan,” ujar Lucente.

Ia juga mempertanyakan keadilan bagi Kalulu. Bagi Lucente, Kalulu dianggap menjadi korban dari insiden tersebut.


Alessandro Bastoni mengunci kolom komentar Instagramnya usai pertandingan kontroversial Juventus vs Inter Milan. Ia kembali menuai kontroversi setelah diusulkan sebagai penerima penghargaan Rosa Camuna.-Simone Arveda-Getty Images

“Apakah permintaan maaf yang terlambat bisa dianggap sebagai keutamaan sportivitas? Lalu apa yang harus diberikan kepada Kalulu yang mendapat kartu merah? Padahal ia didakwa atas pelanggaran yang sebenarnya tidak ia lakukan,” katanya.

Sementara itu, para pendukung Inter justru menunjukkan dukungan penuh kepada Bastoni. Dalam pertandingan Serie A antara Inter dan Atalanta, para fans membentangkan spanduk bertuliskan “Bastoni, kebanggaan kami”.

BACA JUGA:Dusan Vlahovic Kembali Latihan Penuh, Siap Perkuat Juventus Lawan Udinese

BACA JUGA:Trezeguet Dorong Juventus Rekrut Lewandowski, Solusi Lini Depan Nyonya Tua?

Meski tidak bermain karena mengalami memar dan hanya duduk di bangku cadangan, Bastoni terlihat berdiri. Lalu melambaikan tangan kepada para pendukung yang menyanyikan chant dukungan untuknya.

Insiden tersebut menunjukkan bagaimana satu momen di lapangan dapat memicu perdebatan luas. Tidak hanya di kalangan penggemar sepak bola. Tetapi juga di ranah politik dan publik Italia. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: football italia