Pep Guardiola Peringkatkan Pemain Man City: Percaya Comeback atau Jangan Bermain!
Pep Guardiola tantang pemain Man City punya mentalitas comeback atau tidak bermain sama sekali demi balas defisit 0-3 dari Real Madrid di Liga Champions.--Getty Images
Selain harus mengejar ketertinggalan besar, City juga dibayangi statistik yang kurang menguntungkan saat menghadapi Madrid di Liga Champions.
Klub raksasa Spanyol tersebut memenangkan tiga dari empat pertemuan terakhir melawan City di kompetisi ini dan berpeluang menyingkirkan mereka dari fase gugur untuk kelima kalinya.
Bukan hanya itu, Guardiola juga memiliki catatan pribadi yang kurang baik dalam situasi seperti ini.
Dalam lima kesempatan terakhir ketika timnya kalah pada leg pertama di fase gugur Liga Champions, ia selalu gagal membalikkan keadaan di leg kedua. Tiga di antaranya terjadi selama ia menangani Manchester City.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, terancam larangan mendampingi tim dalam dua pertandingan usai mendapat kartu kuning dalam laga menghadapi Newcastle United di FA Cup. Minggu, 8 Maret 2026.-Paul Ellis-Getty Images
Fakta tersebut membuat banyak pihak meragukan kemampuan City untuk melakukan comeback. Namun Guardiola menolak untuk menyerah pada statistik.
Ia menegaskan bahwa dirinya tetap percaya pada cara bermain timnya, meskipun sepak bola modern sering kali menuntut pendekatan yang lebih pragmatis. “Saya menyukai tim saya,” ujarnya.
“Saya tahu sepak bola modern sekarang tidak selalu seperti itu, tetapi saya tetap menyukai cara kami bermain,” lanjutnya. Leg kedua di Manchester pun diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan bagi City musim ini.
BACA JUGA:Rating Pemain Man City yang Dirujak Real Madrid 0-3, Belakang Diobok-obok
BACA JUGA:Real Madrid vs Man City 3-0, Hattrick Fede Valverde Bungkam The Cityzens
Hasil laga tersebut tidak hanya menentukan nasib mereka di Liga Champions, tetapi juga bisa memengaruhi kepercayaan diri tim untuk sisa musim.
Setelah pertandingan ini, fokus City akan langsung beralih ke final Carabao Cup Final melawan Arsenal pada akhir pekan. Namun sebelum memikirkan trofi domestik, Guardiola ingin timnya lebih dulu menunjukkan karakter dan keberanian menghadapi Madrid.
Jika City ingin menjaga mimpi meraih kejayaan Eropa tetap hidup, mereka harus menemukan cara untuk menembus pertahanan Madrid—tim yang telah berkali-kali membuktikan diri sebagai spesialis pertandingan gugur di Liga Champions. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com