Peringatan Dini Cuaca Jatim 18–19 Maret 2026, BMKG: Potensi Hujan Lebat saat Puncak Mudik Lebaran
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jawa Timur jelang puncak mudik Lebaran 2026 dengan potensi hujan lebat.-Rodion Kutsaiev-Pexels
SURABAYA, HARIAN DISWAY – BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jawa Timur (Jatim) menjelang puncak mudik Lebaran 2026 pada 18–19 Maret 2026.
Wilayah Jatim diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi mengganggu perjalanan pemudik.
Selain hujan intensitas tinggi, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di Jatim yang dapat memperparah kondisi di lapangan, terutama di jalur rawan longsor dan genangan.
BACA JUGA:Jadwal One Way hingga Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 Mulai Hari Ini, Cek Rute dan Waktunya
Dalam prakiraan terbaru, cuaca Jatim menjadi salah satu yang perlu diwaspadai karena masuk kategori siaga. Artinya, hujan tidak hanya terjadi dengan intensitas sedang, tetapi berpotensi meningkat menjadi sangat lebat dalam waktu singkat.
Kondisi ini berisiko memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, hingga tanah longsor, khususnya di wilayah dengan kontur perbukitan dan drainase yang kurang optimal.
BMKG mencatat, potensi hujan lebat ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.
Karena itu, pemudik yang melintas di wilayah Jatim diminta lebih waspada terhadap perubahan cuaca.
BACA JUGA:Kondisi Arus Mudik Tol Belmera Medan Hari Ini 17 Maret 2026, Volume Kendaraan Diprediksi Meningkat
BACA JUGA:Tol Yogya–Solo Segmen Purwomartani–Prambanan Dibuka, Pangkas Waktu Mudik hingga 40 Menit
Selain Jatim, sejumlah wilayah lain di Indonesia juga mengalami potensi hujan lebat, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.
Namun, Jatim menjadi salah satu wilayah prioritas perhatian karena tingginya volume kendaraan saat mudik.
BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau update cuaca Jatim terbaru melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi di perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: