Barcelona Libas Newcastle, Lamine Yamal Lampaui Rekor Mbappe di Liga Champions
SelebrasiLamine Yamal usai buat Barca unggul 3-2 atas Newcastle (Agg 4-3) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis 19 Maret 2026--Uefa.com
HARIAN DISWAY - Lamine Yamal mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menjadi pemain termuda yang mencetak 10 gol di Liga Champions.
Ia melakukannya pada usia 18 tahun 248 hari, melampaui rekor sebelumnya milik Kylian Mbappe yang mencapai angka tersebut di usia 18 tahun 350 hari saat bermain untuk AS Monaco dan Paris Saint-Germain.
Gol bersejarah itu tercipta di akhir babak pertama lewat eksekusi penalti yang tenang. Gol tersebut membawa Barcelona unggul 3-2 dan menjadi titik balik penting dalam pertandingan.
Momen ini juga terasa spesial karena sebelumnya Yamal sempat melakukan kesalahan. Umpan backheel yang tidak akurat darinya justru membantu Newcastle menyamakan skor. Namun, ia mampu bangkit dan menebus kesalahan dengan cara yang sangat menentukan.
Pada akhirnya, penalti tersebut menjadi gol kemenangan, sebelum Barcelona menambah empat gol lagi di babak kedua untuk memastikan kemenangan agregat 8-3 dan lolos ke perempat final.
BACA JUGA:Barca vs Newcastle 1-1, Penalti Yamal di Menit 90+6 Selamatkan Blaugrana
BACA JUGA:Rating Pemain Barcelona yang Menang Tipis 1-0 Lawan Bilbao, Lamine Yamal Ngeri!
Tambah Rekor dalam Waktu Singkat

Selebrasi Lamine Yamal usai samakan kedudukan bagi Barcelona di detik-detik akhir lawan Newcastle (1-1) dalam laga leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 11 Maret 2026--Uefa.com
Tidak hanya memecahkan rekor jumlah gol, Yamal juga mencatat sejarah lain di laga ini. Ia kini menjadi pemain termuda yang mampu mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun di fase gugur Liga Champions.
Sebelumnya, ia juga mencetak gol pada leg pertama di St James’ Park, yang membantu Barcelona meraih hasil imbang 1-1. Saat itu, ia juga mencetak gol dari titik penalti di menit akhir untuk menyelamatkan timnya.
Memang, dua gol tersebut bukanlah gol spektakuler seperti biasanya yang identik dengan aksi individu Yamal. Namun, keduanya menunjukkan ketenangan, kepercayaan diri, dan kemampuan menyelesaikan peluang di bawah tekanan tinggi.
Jika digabung dengan pencapaiannya sebelumnya—menjadi pemain termuda yang mencapai 30 penampilan di Liga Champions—Yamal berarti telah memecahkan tiga rekor berbeda hanya dalam waktu sekitar satu minggu.
Hal tersebut menunjukkan betapa cepat perkembangan dan dampaknya di level tertinggi.
BACA JUGA:Bilbao vs Barcelona 0-1, Lamine Yamal Bawa Blaugrana Menjauh dari Real Madrid
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sport illustrated