Prabowo Rayakan Idulfitri 1447 di Sumatera, Salat Id di Aceh
Presiden RI Prabowo Subianto blak-blakan membeberkan alasan di balik kebijakan pemangkasan belanja anggaran negara yang tidak efisien oleh pemerintahannya-Sekretariat Presiden-
BACA JUGA:Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah Tanggal 29 Maret 2025
Dalam penetapannya, pemerintah menggunakan dasar hisab melalui perhitungan matematis posisi hilal di atas ufuk, sekaligus memperhitungkan rukyatul hilal, yakni laporan verifikasi faktual dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Namun, keputusan pemerintah tahun ini kembali menimbulkan perbedaan dengan penetapan Muhammadiyah.
Sebelumnya, melalui Maklumat resminya, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh lebih awal, pada Jumat, 20 Maret 2026. Meski terdapat beda tanggal, pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ukhuwah islamiyah dan saling menghormati perbedaan yang ada.
Prabowo diharapkan dapat membawa pesan persatuan saat melaksanakan Salat Id di Aceh, mengingat Indonesia adalah negara dengan keragaman yang menjadi kekuatan bersama.
Sementara itu, aparat keamanan di Sumatera Utara dan Aceh juga mulai memperketat penjagaan di titik-titik yang akan dikunjungi Presiden, guna memastikan rangkaian ibadah berjalan khidmat, tertib, dan aman.
Dengan demikian, rangkaian Idulfitri Prabowo, dari takbiran di Sumatera Utara hingga Salat Id di Aceh, menjadi penanda bahwa momentum Lebaran tahun ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat ikatan silaturahmi dan persatuan nasional. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: