Jonathan Wheatley Tinggalkan Audi Mendadak, Sinyal Kuat Menuju Aston Martin?
Jonathan Wheatley, saat masih bersama Tim Audi F1--Twitter Aston Martin F1 Insights @amf1Insights
BACA JUGA:Peter Bonnington Sebut Antonelli Punya Kualitas Schumacher dan Hamilton
Di balik keputusan tersebut, muncul indikasi adanya ketegangan internal. Sejumlah sumber menyebut hubungan kerja antara Wheatley dan Binotto tidak berjalan mulus, bahkan disebut sarat dinamika politis.
Sementara itu, rumor di paddock menyebut Adrian Newey mengincar Wheatley untuk peran penting di Aston Martin F1 Team. Hingga kini, belum ada tawaran resmi, namun peluang tersebut dinilai terbuka.
Faktor personal juga menjadi pertimbangan. Kembali ke Inggris disebut-sebut menjadi opsi menarik bagi Wheatley dalam menentukan langkah selanjutnya.
Dalam dunia Formula 1, perpindahan staf senior biasanya diikuti masa gardening leave selama enam bulan hingga satu tahun sebelum bisa bergabung dengan tim baru. Namun, periode ini bisa dipersingkat melalui kesepakatan antar pihak.
Sebagai catatan, posisi team principal merupakan peran strategis tertinggi dalam tim. Tugasnya mencakup pengelolaan performa tim, strategi balap, operasional harian, hingga hubungan dengan regulator seperti FIA.
Dengan pengalaman panjang dan reputasi yang kuat, Jonathan Wheatley kini berpotensi menjadi salah satu nama paling diburu dalam bursa transfer personel Formula 1 dalam waktu dekat. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: