Selat Hormuz, Celah Sempit yang Menentukan Geopolitik Rantai Pasok Energi Dunia

Selat Hormuz, Celah Sempit yang Menentukan Geopolitik Rantai Pasok Energi Dunia

ILUSTRASI Selat Hormuz, Celah Sempit yang Menentukan Geopolitik Rantai Pasok Energi Dunia.-Ilustrasi Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -

Dunia modern selama ini hidup dalam ilusi bahwa pasar selalu mampu menstabilkan dirinya. Padahal, satu titik sempit di peta, yakni Selat Hormuz, mampu mengguncang harga, inflasi, dan stabilitas sosial lintas benua dalam hitungan hari. 

Jika eskalasi terus berlanjut, lonjakan harga energi bukan lagi kemungkinan, melainkan keniscayaan yang akan merembet menjadi krisis pangan, tekanan fiskal negara berkembang, dan perlambatan ekonomi global serentak. 

Pertanyaannya bukan apakah dunia siap menghadapi krisis energi berikutnya, melainkan apakah para pembuat kebijakan berani bertindak sebelum energi sepenuhnya berubah dari komoditas ekonomi menjadi senjata geopolitik. 

Tanpa strategi diversifikasi pasokan, percepatan transisi energi, dan diplomasi deeskalasi yang nyata, dunia berisiko memasuki era baru, yaitu bukan lagi krisis energi sesaat, melainkan ketidakpastian energi permanen yang amat mahal. (*)

*) Sukarijanto adalah pemerhati kebijakan publik dan peneliti di Institute of Global Research for Economics, Entrepreneurship & Leadership.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: selat hormuz