Jurgen Klopp Bantah Keras Rumor ke Real Madrid: Itu Omong Kosong!
Jurgen Klopp membantah keras rumor ke Real Madrid dan menegaskan komitmennya pada peran eksekutif di Red Bull meski belum berencana pensiun melatih.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Mantan manajer Liverpool Jurgen Klopp angkat bicara dengan sangat tegas untuk menepis berbagai rumor liar tentang dirinya. Terutama yang mengaitkannya dengan kursi pelatih klub raksasa Spanyol, Real Madrid.
Pria berusia 58 tahun itu kini tengah asyik menikmati peran barunya di belakang layar sebagai Head of Global Soccer di jaringan multi-klub Red Bull. Ia tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap spekulasi media yang tak kunjung reda.
Dalam sebuah sesi konferensi pers di Ismaning, Klopp tanpa ragu melabeli laporan-laporan tersebut sebagai omong kosong belaka. Dan mereka dikarang oleh "orang-orang bodoh".
"Tidak ada kontak antara dirinya dengan manajemen Real Madrid. Itu semua cuma omong kosong," kata Klopp keras, dikutip dari Sky Sports. "Mereka tidak pernah meneleponku sekalipun, dan mereka juga tidak pernah menghubungi agenku," tegasnya.
BACA JUGA:Comeback Jurgen Klopp ke Liverpool Dirasa Mustahil, Ini Alasannya
BACA JUGA:MU dan Chelsea Pernah Dekati Jurgen Klopp, Tapi Ditolak Mentah-Mentah

Spekulasi Klopp Kembali Melatih Menguat, Manchester United Bisa Diuntungkan-@kloppo-Instagram
Penolakan frontal tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelatih asal Jerman itu masih sangat berkomitmen pada peran eksekutifnya di Red Bull. Sikap tegas Klopp itu sejalan dan mendapat dukungan penuh dari hierarki perusahaan.
Oliver Mintzlaff, salah seorang petinggi eksekutif, telah berkali-kali turun tangan menepis rumor kepergian Klopp ke publik. Ia memastikan bahwa organisasi memandang kemitraan dengan Klopp sebagai komitmen strategis jangka panjang.
Mintzlaff bahkan menyebut rumor kepergian itu murni karangan belaka, karena jajaran direksi merasa sangat puas dengan kinerja dan visi yang dibawa Klopp sejauh ini.
Kapan Comeback Melatih?
Saat ini, Klopp memang terlihat sangat menikmati keputusannya untuk mundur dari peran sebagai pelatih tim. Tekanan luar biasa dunia manajerial sehari-hari sangat menguras energinya.
BACA JUGA:Liverpool Terancam Tak Lolos Liga Champions, Slot Mulai Bandingkan dengan Klopp
BACA JUGA:Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Jurgen Klopp Soroti Tekanan Besar di Bernabeu
Tanpa hiruk pikuk itu, ia sekarang bisa fokus pada pengembangan taktik global Red Bull. Ia mengaku lebih tenang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com