Strategi Baru Ducati Picu Ketegangan, Gresini Jadi Korban?
Dari Kiri: Alex Marquez (73) dan Marc Marquez (93), saat keduanya berlatih teknik start di GP Brasil 2026--Twitter Lambe Rasing @LambeRacing
Jika biaya motor spesifikasi pabrikan terlalu tinggi, margin keuntungan tim independen seperti Gresini tentu akan semakin tertekan.
Situasi semakin rumit dengan munculnya rumor bahwa Gresini berpotensi kehilangan Alex Marquez. Pembalap asal Spanyol itu disebut-sebut akan merapat ke KTM. Sekaligus membawa dukungan sponsor besar dari Estrella Galicia.
Perlu diingat, saat Alex Marquez bergabung, nilai sponsor tersebut diperkirakan mencapai EUR1 juta (sekitar Rp19,6 miliar). Kehilangan dukungan sebesar itu tentu berdampak buruk bagi struktur finansial tim.
Gresini "CLBK" dengan Honda?

Pembalap Gresini Racing Marco Simoncelli (58) dan pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa (26), saat keduanya bertarung di GP Portugal 2011. Bahwa hubungan Gresini Racing dan Honda sudah pernah terjalin cukup lama. --Twitter Zdravko @Zdravkost
Disebutkan bahwa Gresini Racing tengah membuka peluang untuk kembali bekerja sama dengan Honda. Secara historis, hubungan Gresini dengan pabrikan Jepang tersebut memang sangat kuat.
Didirikan oleh mendiang Fausto Gresini, Gresini menjadi tim satelit utama Honda sejak 1997. Masa kejayaan mereka terlihat pada era Sete Gibernau dan Marco Melandri. Mereka berhasil menjadi runner-up dunia di bawah Valentino Rossi pada periode 2003–2005 dengan motor RC211V.
BACA JUGA:Marc Marquez Gagal Podium di MotoGP Brasil, Ini Alasannya
BACA JUGA:MotoGP Brasil 2026: Aprilia Ukir Sejarah di Goiania, Bezzecchi Menang 4 Kali Beruntun
Meski begitu, bos Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menanggapi rumor kepindahan Gresini ke Honda dengan tenang. Ia menegaskan bahwa Gresini ingin tetap bersama Ducati.
"Kami tidak ingin kehilangan mereka. Mereka adalah tim yang luar biasa," kata Tardozzi kepada Sky Italia. "Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk mempertahankan mereka, dan saya pikir mereka ingin tetap bersama Ducati," janjinya.
Sementara itu, Direktur Olahraga Ducati Mauro Grassilli telah bertemu dengan Nadia Padovani bersama manajer tim Gresini, Michele Masini, usai GP Brasil. Pertemuan yang berlangsung sekitar 25 menit tersebut disebut memberikan sinyal positif.
"Semuanya berjalan dengan baik. Tetapi saat ini saya belum bisa berkomentar," ujar Grassilli. "Saya akan berbicara setelah Austin," lanjutnya, merujuk pada GP Amerika Serikat yang digelar akhir pekan ini.
Terbaru, sumber dari pabrikan Borgo Panigale mengindikasikan bahwa situasi saat ini cenderung tetap stabil. VR46 Racing dan Gresini diperkirakan masih akan menjadi tim satelit Ducati tahun depan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber