Anggota DPR Kecam Serangan Israel ke UNIFIL: Ini Pelanggaran Berat Hukum Internasional!

Anggota DPR Kecam Serangan Israel ke UNIFIL: Ini Pelanggaran Berat Hukum Internasional!

Anggota Komisi I DPR Mahfudz Abdurrahman mengecam keras gugurnya prajurit TNI akibat serangan Israel di Lebanon. Ia mendesak investigasi PBB dan diplomasi progresif demi menuntut keadilan bagi korban.--Instagram

HARIAN DISWAY -  Anggota Komisi I DPR RI Mahfudz Abdurrahman, mengecam keras gugurnya prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon akibat serangan artileri yang disebutnya berasal dari Israel di sekitar area penugasan kontingen Indonesia. 

Mahfudz menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang tidak dapat ditoleransi oleh dunia global. 

Menurutnya, insiden tersebut bukanlah kecelakaan perang biasa, melainkan tindakan yang melanggar hukum kemanusiaan.

“Ini bukan kecelakaan perang. Ini adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apapun. Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB adalah pelanggaran berat hukum humaniter internasional dalam mencerminkan pengabaian total terhadap norma-norma global,” kata Mahfudz dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

BACA JUGA: Bertambah, Ini Kronologi 2 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon 

BACA JUGA: 5 Fakta Prajurit TNI Gugur Kena Serangan Israel di Lebanon 

Menurut Mahfudz, agresi militer Israel di perbatasan Lebanon saat ini telah melampaui batas dan menunjukkan pola serangan yang brutal tanpa memperhatikan keselamatan pasukan penjaga perdamaian. 

Ia menganggap serangan ini menjadi bukti hilangnya jaminan keamanan di wilayah konflik, bahkan bagi personel yang membawa mandat resmi PBB.

Lebih lanjut, mahfudz menegaskan bahwa jika serangan terhadap personel UNIFIL dibiarkan tanpa konsekuensi, maka kredibilitas sistem perlindungan global akan runtuh. 

Ia mendesak PBB untuk  segera melakukan investigasi independen yang transparan dan memastikan adanya pertanggungjawaban yang nyata. 

BACA JUGA: Ayah Ungkap Komunikasi Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur di Lebanon 

BACA JUGA: Suasana Terkini Rumah Duka Praka Farizal Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon 

“PBB tidak boleh lemah. Harus ada investigasi yang tegas dan terbuka, serta penetapan tanggung jawab yang jelas terhadap pihak yang melakukan serangan. Impunitas tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Selain itu, Mahfudz juga mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomasi yang lebih progresif di forum internasional guna membangun tekanan global. 

Ia menekankan pentingnya peran utama Indonesia dalam memperjuangkan keadilan bagi prajurit yang menjadi korban. 

“Indonesia tidak boleh bersikap biasa-biasa saja. Kita harus mengambil peran utama dalam memperjuangkan keadilan, memperkuat tekanan diplomatik, dan memastikan setiap pengorbanan prajurit kita dihargai dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. 

BACA JUGA: PBB kutuk keras serangan konvoi logistik yang tewaskan dua prajurit TNI di Lebanon

BACA JUGA: TNI rilis identitas prajurit gugur di Lebanon: Praka Farizal Rhomadhon

Sebagai penutup, Mahfudz menyampaikan belasungkawa mendalam dan memberikan penghormatan tertinggi kepada prajurit yang gugur dalam tugas mulia tersebut. 

“Mereka gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Namun penghormatan terbaik bukan hanya doa, melainkan keberanian kita untuk menuntut keadilan. Jangan biarkan pengorbanan mereka berlalu tanpa pertanggungjawaban,” pungkasnya.(*)

*) Peserta Magang dari Universitas Trunojoyo Madura. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: