Vinicius Akui Tak Cocok dengan Xabi Alonso, Bela Hubungan dengan Mbappe
Vinicius akui tak cocok dengan gaya kepemimpinan Xabi Alonso di Madrid, tapi pastikan chemistry di lapangan dengan Mbappe tidak bermasalah bagi tim.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, secara terbuka membahas hubungannya dengan mantan pelatih Xabi Alonso.
Dalam konferensi pers jelang laga perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen, ia mengakui adanya jarak komunikasi dengan Alonso, sekaligus membela hubungannya dengan rekan setimnya, Kylian Mbappe, yang kerap disorot publik.
Vinicius mengungkapkan bahwa selama dilatih Xabi Alonso, ia memang tidak memiliki koneksi yang kuat secara personal maupun profesional.
Meski tetap mampu mencatatkan kontribusi yang cukup baik di lapangan, ia merasa hubungan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Ia menegaskan bahwa periode tersebut tetap memberikan pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya.
“Masa saya bersama Xabi [Alonso] adalah proses belajar. Saya berkembang sebagai pribadi, tapi memang kami tidak memiliki koneksi yang baik,” ungkapnya.
BACA JUGA:Real Madrid Bungkam Atletico 3-2 di La Liga, Arbeloa Puji Vinicius Jr
BACA JUGA:Real Madrid vs Atletico 3-2 di La Liga, Vinicius Jr Bawa Los Blancos Menangi Derbi Madrid

Xabi Alonso tolak Marseille karena internal klub kacau dan dirumorkan melirik Liverpool sebagai opsi masa depan yang lebih stabil setelah hengkang dari Real Madrid.--Getty Images
Ia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan hubungannya bersama pelatih saat ini, Alvaro Arbeloa, yang menurutnya memberikan kepercayaan lebih besar, serupa dengan yang pernah ia rasakan di era Carlo Ancelotti.
Vinicius juga mengakui bahwa sempat ada momen emosional saat dirinya ditarik keluar oleh Alonso di beberapa pertandingan. Ia bahkan menunjukkan reaksi frustrasi di lapangan, yang kemudian disesalinya. “
Itu bukan momen yang menyenangkan, dan saya sudah meminta maaf. Saya selalu ingin bermain di setiap pertandingan,” katanya. Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut membuatnya lebih dewasa dalam menyikapi situasi.
Kini, ia merasa telah berkembang, tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai individu yang lebih matang dalam menghadapi tekanan dan ekspektasi tinggi di klub sebesar Real Madrid.
BACA JUGA:Bukan Dipecat! Ini Penyebab Xabi Alonso Pergi dari Real Madrid, Gara-Gara Mbappe?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com