Barcelona vs Atletico: Flick Pertanyakan VAR Usai Kekalahan 0-2 di UCL

Barcelona vs Atletico: Flick Pertanyakan VAR Usai Kekalahan 0-2 di UCL

Hansi Flick kritik kinerja VAR atas insiden handball Marc Pubill dan kartu merah Cubarsi setelah Barcelona tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Camp Nou.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mempertanyakan peran VAR setelah timnya kalah 0–2 dari Atletico Madrid di Liga Champions pada Kamis pagi WIB, 9 April 2026.

Ia merasa ada keputusan yang tidak adil, terutama terkait insiden handball Marc Pubill. Pertandingan tersebut dimenangkan Atletico Madrid lewat gol Julian Alvarez dan Alexander Sorloth. 

Namun, titik balik utama terjadi saat Pau Cubarsi mendapat kartu merah di akhir babak pertama setelah melanggar Giuliano Simeone sebagai pemain terakhir. Dari situasi tersebut, Alvarez sukses mencetak gol lewat tendangan bebas.

Kontroversi berlanjut di babak kedua. Dalam sebuah situasi, kiper Juan Musso melakukan tendangan gawang pendek ke arah Pubill. 

Namun, bek tersebut tampak mengira permainan belum dimulai, sehingga ia menghentikan bola dengan tangan dan mengembalikannya ke Musso. Anehnya, wasit tidak memberikan penalti maupun kartu, dan hanya mengulang tendangan gawang.

Flick merasa keputusan itu sangat merugikan timnya. Ia menilai VAR seharusnya turun tangan dalam situasi yang menurutnya cukup jelas.

BACA JUGA:Joao Cancelo Jadi Kunci Barcelona, Hansi Flick Minta Dipertahankan

BACA JUGA:Drama Kontrak Schlotterbeck di Dortmund, Real Madrid dan Barcelona Mengintai


Flick pertanyakan keputusan VAR soal penalti dan kartu merah saat 10 pemain Barcelona menyerah 0-2 dari Atletico Madrid di leg 1 perempat final UCL.--@BarcaUniversal-X

“Kami semua bisa membuat kesalahan, tapi untuk situasi seperti ini… kenapa ada VAR kalau tidak digunakan? Itu seharusnya penalti dan kartu kuning kedua,” ujar Flick.

Ia juga menyinggung keputusan kartu merah Cubarsí yang menurutnya masih bisa diperdebatkan. “Mungkin itu kartu merah, mungkin juga tidak. Saya tidak yakin kontaknya cukup jelas,” kata Flick.

Pernyataan ini menunjukkan frustrasi dari kubu Barcelona terhadap keputusan wasit Istvan Kovacs dan tim VAR. 

Menariknya, beberapa hari sebelumnya pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, juga sempat mengkritik keputusan VAR dalam laga melawan Barcelona, yang menandakan bahwa kontroversi teknologi ini masih sering terjadi.

BACA JUGA:Rating Pemain Barcelona yang Pecundangi Atletico 2-1, Lewandowski Super Sub Andalan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber