Perdokmil Jatim Dilantik di KRI dr. Soeharso, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Nasional

Perdokmil Jatim Dilantik di KRI dr. Soeharso, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Nasional

Pengurus Perkumpulan Kedokteran Militer Jawa Timur menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kesehatan global.-Dok. Perdokmil Jatim -

HARIAN DISWAY - Pengurus Perkumpulan Kedokteran Militer (Perdokmil) Jawa Timur resmi dilantik di atas Kapal Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 di Surabaya, Minggu, 12 April 2026, sebagai simbol kesiapsiagaan menghadapi krisis kesehatan dan bencana

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Seminar Nasional Global Health Security yang diselenggarakan oleh RSPAL dr. Ramelan bersama Perdokmil dan Koarmada II di Dermaga Komando II Surabaya.

Perdokmil merupakan organisasi profesi yang mewadahi tenaga kesehatan, baik dari unsur militer maupun sipil, untuk memperkuat kolaborasi dan pengembangan keilmuan di bidang kedokteran militer. Peran organisasi ini dinilai strategis dalam menjembatani kebutuhan layanan kesehatan di tengah tantangan global, termasuk ancaman biologis dan pandemi.

Dalam pelantikan tersebut, Laksma TNI (Purn) Dr. Nora Lelyana resmi ditunjuk sebagai Ketua Perdokmil Jawa Timur. Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Perdokmil, Mayjen TNI (Purn) Dr. Dian Andriani Ratna Dewi, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Dr. Prihati Pujowaskito.

BACA JUGA:HUT ke-80 TNI AU: Jet Tempur F-16 dan T-50 Kawal Penerbangan Presiden Prabowo

BACA JUGA:Masuk Bunker di Lebanon Sesuai SOP, KSAD: Prajurit TNI Siap, Keluarga Tak Perlu Risau

Ketua Umum Perdokmil, Dr. Dian, menegaskan bahwa organisasi ini terbuka bagi semua pihak yang ingin mengembangkan keilmuan di bidang kedaruratan dan penanganan bencana.

“Perdokmil bukan hanya untuk dokter militer, tetapi juga siapa pun yang ingin berkontribusi dalam respons cepat di bidang kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan visi Tri Bhakti yang menjadi pedoman organisasi, yakni memperkuat solidaritas, meningkatkan pengetahuan, serta membangun kolaborasi sipil-militer dalam respons cepat sebagai bagian dari pertahanan negara.

Pemilihan KRI dr. Soeharso-990 sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Kapal rumah sakit ini melambangkan mobilitas dan kesiapan layanan medis TNI AL yang mampu menjangkau wilayah terpencil di Indonesia.

Ketua Perdokmil Jatim, Dr. Nora Lelyana, menyebut pelantikan di atas kapal perang ini menjadi simbol kesiapan memberikan layanan kesehatan secara cepat dan luas, terutama saat terjadi bencana.

BACA JUGA:3 Prajurit TNI Terluka Lagi di Lebanon, Indonesia Desak Evaluasi Keamanan Pasukan PBB

BACA JUGA:Prabowo Sambut Kepulangan Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

“Kapal ini harus selalu siap bergerak untuk melayani masyarakat sebanyak mungkin,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: