Bayern vs Madrid 4-3 (Agg 6-4), Petaka Los Blancos di 3 Menit Terakhir

Bayern vs Madrid 4-3 (Agg 6-4), Petaka Los Blancos di 3 Menit Terakhir

Bayern vs Madrid 4-3 (agg 6-4), petaka Los Blancos di 3 menit terakhir. Foto: Vinicius Jr meminta maaf kepada fans setelah gagal menang di Allianz Arena, 16 April 2026. -Karl-Josef Hildenbrand-AFP

HARIAN DISWAY - Ini bukan 2024. Remontada yang diharapkan Real Madrid tidak terjadi. Alih-alih membalikkan situasi, mereka malah ditebas Bayern Munchen 3-4 pada leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis dini hari, 16 April 2026.

Hasil di kandang Bayern, Allianz Arena itu, membuat mereka tersingkir dari Liga Champions dengan agregat 4-6. Sebab, pada leg pertama di Bernabeu, Los Blancos (sebutan Madrid) sudah takluk 1-2.

Tragisnya, kekalahan pahit itu terjadi di tiga menit terakhir laga. Sampai menit ke-86, Madrid memimpin 3-2 lewat brace Arda Guler dan satu gol Kylian Mbappe. Gol Bayern dicetak Aleksandar Pavlovic dan Harry Kane.

Saat itu, skor agrerat masih 4-4. Pasukan Alvaro Arbeloa pun masih punya harapan memaksakan perpanjangan waktu atau adu penalti. Namun, kejadian di menit ke-87 membuyarkan segalanya.

BACA JUGA:Bayern vs Real Madrid: Bellingham Jujur, Mbappe-Vinicius Belum Sepenuhnya Klik

BACA JUGA:Prediksi Skor Bayern Munchen vs Real Madrid: Update Kondisi, Head to Head, dan Perkiraan Line Up

Eduardo Camavinga, yang baru masuk di babak kedua, menerima kartu kuning kedua. Bukan karena melanggar Harry Kane. Melainkan, karena membuang waktu! Madrid pun harus bermain dengan 10 orang.

Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan Bayern. Luis Díaz mencetak gol penyama lewat tembakan melengkung yang sedikit berubah arah, sebelum Michael Olise memastikan kemenangan lewat gol spektakuler di menit akhir.


Bayern vs Madrid 4-3 (agg 6-4), petaka Los Blancos di 3 menit terakhir. Foto: Ekspresi para pemain Real Madrid setelah gagal menang di Allianz Arena, 16 April 2026. -Karl-Josef Hildenbrand-AFP

"Aku sedih Real Madrid tidak meraih gelar ke-16 tahun ini, tapi aku bangga dengan apa yang telah dilakukan tim. Atas kerja keras serta semangat yang mereka tunjukkan, mereka telah memberikan yang terbaik," kata Alvaro Arbeloa di konferensi pers.

Banyak yang menganggap keputusannya menurunkan Camavinga sejak menit ke-61 adalah blunder parah. Namun, menurut Arbeloa kegagalan mereka tidak hanya bersumber pada diusirnya gelandang asal Brasil itu.

BACA JUGA:Bayern Tak Takut Remontada: Kompany Tantang Sejarah Real Madrid

BACA JUGA:Bayern vs Real Madrid: 3 Keputusan Alvaro Arbeloa Jelang Laga Krusial

"Kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol di babak kedua," ucapnya, mengacu pada kurang efektifnya lini depan. "Jelas ada pemain yang kelelahan, maka aku harus melakukan dua pergantian tepat sebelum gol Luis Diaz tersebut," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber