Bela Mikel Arteta, Gilberto Silva Semprot Kritik yang Sebut Arsenal 'Tim Bottlers'

Bela Mikel Arteta, Gilberto Silva Semprot Kritik yang Sebut Arsenal 'Tim Bottlers'

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta (baju hitam), tegaskan timnya tidak memiliki rasa takut dan siap tampil on fire di fase akhir musim.--AFP

HARIAN DISWAY - Legenda Arsenal, Gilberto Silva, membela skuad The Gunners saat ini dari kritik yang menyebut mereka sebagai “bottlers” (gagal di momen penting). 

Ia menilai label tersebut tidak adil, terutama melihat perkembangan tim di bawah asuhan Mikel Arteta dalam beberapa musim terakhir. Menjelang laga penting melawan Manchester City, Silva juga mengenang mentalitas luar biasa tim “Invincibles” musim 2003–04.

Silva menekankan bahwa kesuksesan Arsenal pada musim tak terkalahkan 2003–04 bukan hanya soal kualitas pemain, tetapi mentalitas tim yang luar biasa kuat. 

Dalam skuad yang dihuni nama-nama besar seperti Thierry Henry dan Patrick Vieira, tidak ada ruang untuk menerima kekalahan dengan mudah.

Ia menjelaskan bahwa setiap pemain memiliki tekad untuk terus berjuang hingga akhir, bahkan saat tertinggal. 

BACA JUGA:Kabar Baik untuk Arsenal: Noni Madueke Siap Tampil Lawan Man City

BACA JUGA:Arsenal Kepincut Julian Alvarez, Havertz dan Gabriel Jesus Bisa Dikorbankan


Arsenal vs Sporting CP 0-0 (agg 1-0), The Gunners cetak sejarah 140 tahun. Foto: Christhian Mosquera (kiri) dan William Saliba merayakan keberhasilan Arsenal lolos ke semifinal Liga Champions, 16 April 2026.-Adrian Dennis-AFP

“Kami tidak pernah menerima kekalahan begitu saja. Kalau lawan ingin mengalahkan kami, mereka harus tampil luar biasa,” ujarnya.  Ia juga menambahkan bahwa kepercayaan diri dan keyakinan untuk bangkit menjadi kunci utama keberhasilan tim saat itu.

Selain mentalitas pemain, peran Arsene Wenger juga sangat penting. Silva menggambarkan Wenger sebagai pelatih yang tenang, tetapi memiliki kontrol penuh terhadap tim. 

Wenger tidak banyak menunjukkan emosi berlebihan, namun tahu bagaimana mengelola pemain dan mengambil keputusan yang tepat.

“Dia sangat tenang, tapi tahu kapan harus menekan pemain. Dia juga tegas—kalau tidak menjalankan tugas, Anda bisa keluar dari tim,” jelas Silva.

Kombinasi antara komunikasi yang jelas dan disiplin tinggi membuat skuad Arsenal saat itu mampu tampil konsisten sepanjang musim dan meraih gelar tanpa terkalahkan.

BACA JUGA:Thierry Henry Tantang Arteta: Arsenal Harus Menang Lawan Man City!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber